Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis: pengaruh model pembelajaran
Problem Based Learning (PBL) terintegrasi etnokimia berbantuan e-LKPD
Topworksheets terhadap (1) keterampilan berpikir kritis siswa, (2) hasil belajar
kognitif siswa, dan (3) keterampilan berpikir kritis dan hasil belajar kognitif siswa
pada materi asam basa. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif
dengan desain quasi experiment menggunakan rancangan pretest-posttest non
equivalent control group design. Sampel yang digunakan merupakan siswa kelas
XI MIPA 1 dan XI MIPA 2 yang diperoleh melalui teknik cluster random sampling
sehingga diperoleh satu kelas eksperimen dan satu kelas kontrol. Pengumpulan data
dilakukan menggunakan instrumen tertulis pretest-postetst berpikir kritis dan
pretest-postetst hasil belajar kognitif. Uji hipotesis menggunakan statistik
nonparametrik Kruskal Wallis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Penerapan
model PBL terintegrasi etnokimia berbantuan e-LKPD-Topworksheets berpengaruh
signifikan terhadap keterampilan berpikir kritis siswa pada materi asam basa. Nilai
N-Gain kelas eksperimen sebesar 0,71 dengan persentase 71,48% yang termasuk
kategori tinggi dan cukup efektif dalam meningkatkan keterampilan berpikir kritis;
(2) Penerapan model PBL terintegrasi etnokimia berbantuan e-LKPD
Topworksheets berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar kognitif siswa pada
materi asam basa. Nilai N-Gain kelas eksperimen sebesar 0,63 dengan persentase
63,41% yang termasuk kategori sedang dan cukup efektif dalam meningkatkan
hasil belajar kognitif; dan (3) Penerapan model PBL terintegrasi etnokimia
berbantuan e-LKPD-Topworksheets berpengaruh terhadap keterampilan berpikir
kritis dan hasil belajar kognitif siswa secara simultan.