Penulis Utama : Putri Arista Ratri
NIM / NIP : D0322088

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih adanya bias gender dalam hubungan pernikahan dan konstruksi peran tradisional di masyarakat yang mendorong munculnya fenomena marriage is scary. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui konstruksi sosial, faktor internal dan eksternal, serta dampak dari fenomena marriage is scary oleh generasi Z. Teori yang digunakan yaitu teori konstruksi sosial atas realitas dari Peter L. Berger dan Thomas Luckmann, serta teori jaringan aktor dari Bruno Latour. Penelitian ini dilakukan di Kota Surakarta dan merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Sumber data penelitian ini berasal sumber data primer: hasil wawancara dan observasi, dan sumber data sekunder: dokumentasi, jurnal penelitian maupun berita yang relevan. Informan dipilih menggunakan teknik purposive sampling dengan informan kunci yaitu sosiolog, informan utama: generasi Z, dan informan pendukung: pasangan yang sudah menikah dan konselor pra-nikah. Jumlah informan dalam penelitian ini adalah 13 informan. Validitas data yang digunakan yaitu triangulasi sumber. Analisis data menggunakan model interaktif Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konstruksi sosial dalam fenomena marriage is scary oleh generasi Z di Kota Surakarta dapat dijelaskan melalui tiga tahapan meliputi eksternalisasi, objektivasi, dan internalisasi. Konstruksi sosial ini juga dapat dilihat dalam empat tahapan actor network theory, yaitu aktan, proses translasi, jaringan, dan kotak hitam, di mana adanya ketakutan terhadap pernikahan bisa diterima begitu saja oleh masyarakat tanpa mempertanyakan bagaimana ketakutan itu sendiri terbentuk. Dalam proses konstruksi sosial tersebut dipengaruhi oleh faktor internal, meliputi pengalaman pribadi, perubahan orientasi nilai personal, dan tingginya kesadaran akan kesehatan mental serta faktor eksternal, yang meliputi pengaruh lingkungan sekitar, teman dekat, penggunaan media sosial, dan struktur ekonomi negara. Dampak dari konstruksi sosial oleh generasi Z ini berupa adanya keputusan generasi Z untuk menunda atau menolak pernikahan, perubahan makna pernikahan, dan sikap lebih selektif dalam memilih pasangan. 

×
Penulis Utama : Putri Arista Ratri
Penulis Tambahan : -
NIM / NIP : D0322088
Tahun : 2026
Judul : Konstruksi Sosial dalam Fenomena 'Marriage is Scary' oleh Generasi Z di Kota Surakarta
Edisi :
Imprint : Surakarta - Fak. ISIP - 2026
Program Studi : S-1 Sosiologi
Kolasi :
Sumber :
Kata Kunci : Generasi Z, Konstruksi sosial, Marriage is scary, Actor network theory
Jenis Dokumen : Skripsi
ISSN :
ISBN :
Link DOI / Jurnal : -
Status : Public
Pembimbing : 1. Prof. Dr. Argyo Demartoto, M.Si
Penguji : 1. Dr. Akhmad Ramdhon, S.Sos., M.A
2. Yustia Atsanatrilova Adi, S.Sos., M.A
Catatan Umum :
Fakultas : Fak. ISIP
×
Halaman Awal : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
Halaman Cover : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
BAB I : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
BAB II : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
BAB III : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
BAB IV : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
BAB V : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
BAB Tambahan : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
Daftar Pustaka : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
Lampiran : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.