Tanah Alfisol memiliki tingkat kesuburan yang rendah sehinggamembutuhkan pembenah tanah yang berguna untuk meningkatkan produktivitastanaman kacang tanah. Penggunaan zeolit dan pupuk kandang dapat membantumemperbaiki sifat fisik dan kimia tanah, meningkatkan ketersediaan unsur hara, sertamendukung pertumbuhan tanaman. Kacang tanah memerlukan unsur hara K, Ca, Mgyang cukup untuk mendukung pertumbuhan dan pembentukan polong secara optimal.Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh penambahan dosis zeolit dan pupukkandang terhadap neraca unsur hara K, Ca, dan Mg serta hasil kacang tanah di Alfisols,Jumantono.Penelitian dilakukan di Desa Sukosari, Kecamatan Jumantono, KabupatenKaranganyar. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok Lengkap (RAKL)dengan dua faktor, yaitu zeolit dan pupuk kandang. Zeolit dengan dosis 0 ton/ha (Z0),3 ton/ha (Z1), 6 ton/ha (Z2), dan 9 ton/ha (Z3) dan pupuk kandang dengan dosis 0ton/ha (K0), 2,5 ton/ha (K1), 5 ton/ha (Z2), 7,5 ton/ha (K3). Terdapat 16 kombinasiperlakuan dengan 3 ulangan sehingga diperoleh 48 petak percobaan. AnalisisLaboratorium dilaksanakan di Laboratorium Kimia dan Kesuburan Tanah FakultasPertanian, Universitas Sebelas Maret. Analisis laboratorium yang dilakukan adalahanalisis tanah awal, analisis ketersediaan K, Ca, Mg tanah Alfisol dan serapan K, Ca,Mg pada tanaman kacang tanah pada fase vegetatif maksimum dan fase generatif.Analisis data yang digunakan adalah ANOVA, DMRT, dan uji korelasi.Hasil penelitian menujukkan bahwa pemberian dosis zeolit 6 ton/ha + pupukkandang 7,5 ton/ha berpengaruh dalam meningkatkan kadar K – tersedia pada fasevegetatif maksimum dan pada fase generatif. Pemberian dosis zeolit 9 ton/ha + pupukkandang 5 ton/ha berpengaruh dalam meningkatkan kadar Ca – tersedia pada fasevegetatif maksimum dan fase generatif. Pemberian dosis zeolit 3 ton/ha + pupukkandang 7,5 ton/ha berpengaruh dalam meningkatkan kadar Mg – tersedia pada fasevegetatif maksimum dan fase generatif. Pemberian dosis zeolit 6 ton/ha + pupukkandang 2,5 ton/ha berpengaruh dalam meningkatkan serapan K. Pemberian dosiszeolit 6 ton/ha + pupuk kandang 7,5 ton/ha berpengaruh dalam meningkatkan serapanCa dan serapan Mg. Pemberian dosis zeolit 6 ton/ha + pupuk kandang 7,5 ton/haberpengaruh dalam meningkatkan jumlah polong per tanaman (13 polong), beratpolong per tanaman (13,22 gram), jumlah biji per tanaman (22 biji), berat biji pertanaman (13,33 gram). Pemberian dosis zeolit 6 ton/ha + pupuk kandang 7,5 ton/haberpengaruh pada neraca unsur hara K, Ca dan Mg secara berturut – turut yaitu 21,6kg/ha K, 22,7 kg/ha Ca, dan 60,1 kg/ha. Adanya unsur hara yang tersisa sehingga dapatdimanfaatkan untuk pertanian yang bersifat keberlanjutan.