Tujuan
penelitian ini yaitu: (1) mendeskripsikan langkah-langkah penerapan model Inquiry
Based Learning (IBL) dengan media interaktif; (2) meningkatkan keterampilan
berpikir kritis IPAS tentang Indonesiaku Kaya Raya melalui penerapan model Inquiry
Based Learning (IBL) dengan media interaktif; (3) meningkatkan hasil
belajar IPAS tentang Indonesiaku Kaya Raya melalui penerapan model Inquiry
Based Learning (IBL) dengan media interaktif; dan (4) mendeskripsikan
kendala dan solusi yang dihadapi dalam penerapan model Inquiry Based
Learning (IBL) dengan media interaktif. Penelitian
ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam 3 siklus,
dengan tahapan: (1) perencanaan, (2) pelaksanaan, (3) observasi, dan (4)
refleksi. Subjek penelitian adalah guru dan siswa kelas V SD Negeri 3 Kalirejo.
Data yang digunakan berupa data kualitatif dan kuantitatif yang dikumpulkan
melalui observasi, wawancara, analisis data, dan tes. Validitas data diuji
menggunakan triangulasi sumber dan triangulasi teknik, sedangkan analisis data
meliputi: (1) reduksi data, (2) penyajian data, dan (3) penarikan kesimpulan. Hasil
penelitian menunjukkan bahwa: (1) penerapan model Inquiry Based Learning
(IBL) dengan media interaktif dilakukan dengan langkah-langkah: (a)
orientasi masalah dan memperkenalkan media interaktif yang akan digunakan; (b)
merumuskan masalah; (c) membuat hipotesis disertai menjelaskan penggunaan media
interaktif; (d) mengumpulkan data disertai tanya jawab menggunakan media
interaktif; (e) analisis data; dan (f) membuat kesimpulan, (2) penerapan model Inquiry
Based Learning (IBL) dengan media interaktif dapat meningkatkan
keterampilan berpikir kritis siswa dibuktikan dengan persentase ketuntasan pada
siklus I 71,00%, siklus I 82,09%, dan siklus III 87%, (3) penerapan model Inquiry
Based Learning (IBL) dengan media interaktif dapat meningkatkan hasil
belajar siswa dibuktikan dengan persentase ketuntasan pada siklus I 72,00%,
siklus II 81,00%, dan siklus III 90,00%, (4) kendala yang dihadapi antara lain:
(a) guru kesulitan mengondisikan kelas, (b) siswa kurang
memperhatikan video permasalahan, dan (c) tidak
semua siswa terlibat aktif dalam kerja kelompok. Solusinya antara lain: (a) menyepakati aturan kelas sebelum
pembelajaran, (b) mengarahkan siswa agar fokus pada video, dan (c) membimbing
dan memantau partisipasi anggota kelompok. Simpulan dari penelitian ini adalah penerapan model Inquiry Based
Learning (IBL) dengan media interaktif dapat meningkatkan keterampilan
berpikir kritis dan hasil belajar IPAS tentang Indonesiaku Kaya Raya pada siswa
kelas V SD Negeri 3 Kalirejo tahun ajaran 2025/2026.