Penelitian
ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Desired
Hedonic Value, Desired Social Value,
dan Desired Utilitarian Value
terhadap Users’ Continuance Intention
pada generasi muda pengguna TikTok di Indonesia, dengan menempatkan Fear of Missing Out dan Satisfaction sebagai variabel yang
menjelaskan mekanisme hubungan tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan
kuantitatif dengan metode survei. Data dikumpulkan melalui kuesioner daring
kepada generasi muda pengguna TikTok di Indonesia. Dari 411 respons awal yang
diperoleh, sebanyak 38 respons dieliminasi karena tidak memenuhi kriteria
penelitian, sehingga data akhir yang dianalisis berjumlah 373 responden.
Analisis data dilakukan menggunakan metode
Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) melalui
EasyPath yang berbasis package SEMinR
pada perangkat lunak R. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Desired Hedonic Value tidak berpengaruh signifikan terhadap Fear of Missing Out, tetapi berpengaruh
positif dan signifikan terhadap Satisfaction.
Desired Social Value berpengaruh
positif dan signifikan terhadap Fear of
Missing Out dan Satisfaction.
Sementara itu, Desired Utilitarian Value
tidak berpengaruh signifikan terhadap Fear
of Missing Out, tetapi berpengaruh positif dan signifikan terhadap Satisfaction. Selanjutnya, Fear of Missing Out dan Satisfaction terbukti berpengaruh
positif dan signifikan terhadap Users’
Continuance Intention. Temuan ini menunjukkan bahwa niat penggunaan TikTok
secara berkelanjutan pada generasi muda terbentuk melalui dua jalur, yaitu
jalur psikologis melalui Fear of Missing
Out dan jalur evaluatif melalui Satisfaction.
Namun, Satisfaction menjadi prediktor
yang lebih kuat dalam mendorong niat penggunaan berkelanjutan dibandingkan Fear of Missing Out.