Pada perkembanganya, keberadaan perpustakaan saat ini tidak hanya berfungsi
sebagai tempat penyimpanan koleksi bacaan, tetapi juga sebagai pusat kegiatan
dalam mendukung peningkatan literasi anak. Berdasarkan Badan Pusat Statistik
Provinsi Jawa Tengah tahun 2025, indeks kegemaran membaca masyarakat Kota
Surakarta dari 72,56 pada tahun 2024 menjadi 56,96 pada tahun 2025. Hal ini
menjadi tantangan tersendiri dalam upaya peningkatan literasi anak di Kota
Surakarta, sehingga diperlukan peran aktif perpustakaan umum dalam
menumbuhkan literasi anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran dan
kegiatan yang dilakukan oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Surakarta
dalam peningkatkan literasi anak di Kota Surakarta. Metode penelitian yang
digunakan adalah menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif.
Teknik penentuan informan menggunakan teknik purposive sampling dengan
analisis data dilakukan melalui tahap reduksi data, penyajian data dan penarikan
kesimpulan, sedangkan pengumpulan data dilakukan melalui observasi partisipasif,
wawancara semi terstruktur dan dokumentasi. Hasil dari penelitian ini
menunjukkan bahwa peran Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Surakarta
dalam peningkatan literasi anak yaitu (1) Menanamkan literasi sejak dini dengan
menyediakan program kegiatan literasi yang dirancang untuk mengembangkan
kemampuan literasi anak, (2) Menciptakan lingkungan ramah buku dengan
menyediakan koleksi bacaan anak, fasilitas untuk penunjang dan menyediakan
layanan ramah anak, (3) Kerja sama dengan lembaga pendidikan formal, komunitas
literasi dan lembaga pendidikan nonformal, (4) Berkolaborasi melakukan inovasi
kreasi literasi dengan berbagai pihak eksternal dalam menciptakan inovasi kegiatan
literasi anak di Kota Surakarta, (5) Memaksimalkan pemanfaatan perpustakaan
melalui penyediaan sarana prasarana, serta penyediaan teknologi dan media digital
yang dapat mendukung peningkatan literasi anak. Pada kegiatan literasi yang
dilaksanakan oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Surakarta meliputi
kegiatan storytelling, kunjungan outing class, perpustakaan keliling, bimbingan
membaca, bus pintar, lomba-lomba literasi, solo literasi festival dan bimtek
membaca nyaring. Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Surakarta telah
berperan dan melaksanakan berbagai kegiatan untuk mengembangkan kemampuan
literasi anak seperti membaca, menulis, berbicara dan menyimak.