Penulis Utama : Ardyawati Wira Oktaviana
NIM / NIP : S022408004

Latar Belakang: Tuberkulosis (TBC) masih menjadi masalah kesehatan masyarakat di Indonesia, termasuk di Kota Yogyakarta. Kejadian TBC dipengaruhi oleh berbagai faktor sosial ekonomi, karakteristik individu, perilaku, dan kondisi lingkungan rumah. Selain itu, distribusi kasus TBC juga menunjukkan pola spasial tertentu yang penting dianalisis sebagai dasar penentuan wilayah prioritas pengendalian penyakit. Penelitian ini bertujuan menganalisis determinan kejadian tuberkulosis paru serta menggambarkan sebaran spasial kasus TBC di Kota Yogyakarta. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik dengan rancangan matched case-control. Kelompok kasus adalah pasien tuberkulosis paru, sedangkan kelompok kontrol adalah responden non-TBC yang dicocokkan berdasarkan usia, jenis kelamin, dan wilayah puskesmas dengan rasio 1:2. Penelitian dilakukan di 18 puskesmas wilayah Kota Yogyakarta pada bulan April–Mei 2026. Variabel yang diteliti meliputi pendapatan keluarga, pengetahuan, sikap, status gizi, riwayat merokok, diabetes melitus, riwayat kontak serumah, riwayat kontak erat, ventilasi rumah, jenis lantai, dan jenis dinding. Analisis data dilakukan menggunakan uji bivariat dan regresi logistik kondisional multivariabel. Analisis spasial dilakukan menggunakan QGIS untuk menggambarkan distribusi kasus TBC. Hasil: Hasil analisis bivariat menunjukkan bahwa pendapatan keluarga, pengetahuan, sikap, status gizi, riwayat kontak serumah, riwayat kontak erat, dan ventilasi rumah berhubungan dengan kejadian TBC. Pada analisis multivariabel, pendapatan keluarga   Kesimpulan: Kejadian tuberkulosis paru berhubungan dengan faktor sosial ekonomi, karakteristik individu, dan riwayat kontak. Faktor yang berhubungan secara signifikan pada analisis multivariable adalah pendapatan keluarga, pengetahuan, riwayat diabetes melitus, dan riwayat kontak erat. Riwayat kontak erat merupakan faktor yang paling dominan berhubungan dengan kejadian TBC. Sebaran kasus yang mengelompok pada wilayah tertentu menunjukkan perlunya pendekatan pengendalian berbasis wilayah melalui penguatan investigasi kontak, penemuan kasus aktif, edukasi masyarakat, dan intervensi pada kelompok berisiko untuk meningkatkan efektivitas program pencegahan dan pengendalian TBC di Kota Yogyakarta.

×
Penulis Utama : Ardyawati Wira Oktaviana
Penulis Tambahan : -
NIM / NIP : S022408004
Tahun : 2026
Judul : ANALISIS DETERMINAN DAN SEBARAN SPASIAL TUBERKULOSIS PARU DI KOTA YOGYAKARTA
Edisi :
Imprint : Surakarta - Fak. Kedokteran - 2026
Program Studi : S-2 Ilmu Kesehatan Masyarakat
Kolasi :
Sumber :
Kata Kunci : Tuberkulosis paru; Faktor risiko; Riwayat kontak; Analisis spasial; Kota Yogyakarta
Jenis Dokumen : Tesis
ISSN :
ISBN :
Link DOI / Jurnal : https://www.jepublichealth.com/index.php/jepublichealth/article/view/1073
Link DOI : https://www.jepublichealth.com/index.php/jepublichealth/article/view/1073
Status : Public
Pembimbing : 1. Dr. Setyo Sri Rahardjo,dr., M.Kes
2. Vitri Widyaningsih, dr., MS, Ph.D
Penguji : 1. Nur Hafidha Hikmayani, dr., M.Clin.Epid., PhD
2. Dr. Arsita Eka Prasetyawati., dr., M.Kes
Catatan Umum :
Fakultas : Fak. Kedokteran
×
Halaman Awal : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
Halaman Cover : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
BAB I : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
BAB II : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
BAB III : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
BAB IV : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
BAB V : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
BAB Tambahan : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
Daftar Pustaka : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
Lampiran : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.