Penelitian
ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penggunaan media Story Dice
terhadap keterampilan menulis cerita pendek peserta didik kelas IV sekolah
dasar se-Gugus Majapahit. Permasalahan utama yang melatarbelakangi penelitian
ini adalah rendahnya keterampilan menulis cerpen, di mana 89% peserta didik
belum mencapai KKM () akibat kesulitan
menemukan ide, alur cerita yang tidak runtut, serta kelemahan penerapan kaidah
PUEBI. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain eksperimen
semu (quasi-experimental design). Populasi penelitian mencakup seluruh
peserta didik kelas IV SD se-Gugus Majapahit. Teknik pengambilan sampel
menggunakan cluster random sampling, menetapkan SDIT Ar-Risalah sebagai
kelompok eksperimen dan SD Negeri Gonilan 02 sebagai kelompok kontrol.
Pengumpulan data dilakukan melalui tes keterampilan menulis cerita pendek (pretest
posttest) menggunakan rubrik penilaian analitik kinerja serta observasi
pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang
signifikan penggunaan media Story Dice terhadap keterampilan menulis
cerita pendek. Hasil uji independent samples t-test menunjukkan
rata-rata nilai posttest kelompok eksperimen (70,44) secara signifikan
lebih tinggi dibandingkan kelompok kontrol (59,72). Secara khusus, media Story
Dice terbukti sangat efektif difungsikan sebagai instrumen pemantik ide
pada tahap pra-menulis, yang mendorong peningkatan pesat pada aspek makro
cerita seperti kesesuaian gagasan, pengembangan alur, kelengkapan unsur
intrinsik (tokoh, latar, konflik, dan amanat). Sementara itu, ketepatan tata
bahasa dan PUEBI memerlukan bimbingan khusus melalui tahap penyuntingan
pasca-menulis. Penelitian ini menyimpulkan bahwa media Story Dice
efektif meningkatkan keterampilan menulis cerita pendek peserta didik sekolah
dasar.Kata kunci : bahasa Indonesia; cerita pendek; keterampilan menulis; media pembelajaran; Story Dice