Arsip dinamis dokumen proyek memiliki peran
penting dalam mendukung kegiatan proyek, seperti kegiatan administratif,
operasional, pengambilan keputusan, serta pembuktian pengalaman kerja
perusahaan dalam mengikuti pengadaan proyek selanjutnya. PT Phicos Cipta Media merupakan
perusahaan yang bergerak di pengadaan proyek pemerintah. Seiring bertambahnya
jumlah proyek yang dikerjakan, pengelolaan arsip yang optimal diperlukan untuk
mempermudah dalam mendukung kebutuhan perusahaan. Penelitian ini bertujuan
untuk menganalisis implementasi pengelolaan arsip dinamis dokumen proyek di PT
Phicos Cipta Media serta mengidentifikasi kendala yang dihadapi dalam implementasinya.
Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik
pengumpulan data berupa wawancara, observasi, dan dokumentasi. Arsip proyek
yang dikelola yaitu arsip tekstual, meliputi Surat Penunjukan Penyedia
Barang/Jasa (SPPBJ), Surat Perintah Kerja (SPK), Surat Perintah Mulai Kerja
(SPMK), dan Berita Acara Serah Terima (BAST). Hasil penelitian menunjukkan
bahwa implementasi pengelolaan arsip dinamis dokumen proyek di PT Phicos Cipta
Media dilaksanakan melalui tahapan penciptaan, penggunaan, dan pemeliharaan. Penyusutan
arsip belum dilakukan karena arsip masih memiliki nilai guna bagi perusahaan. Pengelolaan
arsip dipengaruhi oleh faktor sistem penyimpanan arsip, fasilitas kearsipan,
petugas kearsipan, dan lingkungan kerja kearsipan. Kendala yang ditemukan
meliputi belum adanya prosedur baku penerimaan dokumen, peminjaman dan penemuan
kembali yang masih manual, pemeliharaan belum maksimal, belum adanya mekanisme
penyusutan, sistem penyimpanan belum terstruktur, fasilitas kearsipan belum
memadai serta belum adanya petugas kearsipan khusus. Oleh karena itu,
diperlukan upaya perbaikan melalui penyusunan prosedur baku penerimaan,
penerapan sistem peminjaman dan penemuan kembali, peningkatan upaya
pemeliharaan, perencanaan penyusutan, penataan sistem penyimpanan, penyediaan
fasilitas kearsipan, serta peningkatan kompetensi petugas arsip untuk mendukung
pengelolaan yang optimal.