ABSTRAKPerilaku transaksi di masyarakat,
termasuk di perguruan tinggi, telah diubah oleh penerapan sistem pembayaran
digital seperti Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS). Meskipun
penggunaan QRIS terus meningkat, loyalitas pengguna dianggap masih sangat
dipengaruhi oleh berbagai faktor, seperti contohnya tingkat literasi pembayaran
digital, persepsi nilai, skeptisisme terhadap teknologi, dan kepuasan pengguna.
Tujuan dari dilakukannya penelitian ini adalaha untuk menganalisis dan memahami
bagaimana pengaruh Digital Payment Literacy, Perceived Value, dan Technology
Skepticism terhadap User Satisfaction dan Customer Loyalty, serta menganalisis
peran User Satisfaction yang dimana hal tersebut berperan sebagai variabel
mediasi daripada pengguna QRIS di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas
Sebelas Maret. Penelitian ini dilaksanakan dengan menggunakan metode
kuantitatif dengan jenis penelitian eksplanatori. Untuk teknik pengambilan
sampelnya menggunakan metode purposive sampling dengan jumlah responden
sebanyak 206 mahasiswa pengguna QRIS di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas
Sebelas Maret. Data dikumpulkan melalui kuesioner, di mana variabel Digital
Payment Literacy diukur menggunakan tes objektif skala Guttman, sedangkan
variabel Perceived Value, Technology Skepticism, User Satisfaction, dan
Customer Loyalty diukur menggunakan skala Likert lima poin. Metode analisis
data yang digunakan penulis dalam penelitian ini adalah dengan mengunakan
metode Structural Equation Modeling–Partial Least Squares (SEM-PLS) dengan
bantuan dari aplikasi SmartPLS.
Hasil dari penelitian ini
menunjukkan bahwasannya Digital Payment Literacy memiliki pengaruh yang positif
dan juga signifikan terhadap Perceived Value dan User Satisfaction, serta
memiliki pengaruh yang negatif dan signifikan terhadap Technology Skepticism.
Selanjutnya, Perceived Value dinilai memiliki pengaruh positif dan signifikan
kepada User Satisfaction, sedangkan untuk Technology Skepticism dinilai
memiliki Pengaruh negatif dan signifikan kepada User Satisfaction. Kemudian,
dari sisi User Satisfaction terbukti memiliki pengaruh yang positif dan
signifikan terhadap Customer Loyalty. Selain itu, User Satisfaction juga
berperan memediasi secara signifikan terhadap pengaruh dari Digital Payment
Literacy, Perceived Value, dan Technology Skepticism terhadap Customer Loyalty.
Temuan daripada penelitian dinilai oleh penulis menunjukkan bahwasannya
kepuasan pengguna menjadi faktor utama yang dapat membentuk loyalitas pengguna
QRIS. Sehingga terkait hal tersebut, peningkatan loyalitas pengguna dapat
dilakukan melalui peningkatan literasi pembayaran digital, penguatan persepsi
nilai, serta pengurangan skeptisisme terhadap teknologi.