Penulis Utama : Pupus Ledysta
NIM / NIP : S592202009

ABSTRAKLatar Belakang – Diabetes melitus tipe 1 (DMT1) didiagnosis selama periode perkembangan sistem saraf pusat yang berlangsung cepat, dan otak yang masih belum matang mungkin rentan terhadap hiperglikemia kronis. Data mengenai anak-anak Indonesia masih terbatas.Tujuan – Menganalisis pengaruh kontrol glikemik terhadap fungsi kognitif, yang meliputi intelligence quotient (IQ), memori, dan konsentrasi pada anak dengan DMT1.Metode – Penelitian analitik potong lintang dilakukan di klinik rawat jalan anak di salah satu rumah sakit rujukan tersier di Jawa Tengah, Indonesia, pada Januari–Juni 2026. Anak berusia 6–16 tahun dengan DMT1 direkrut menggunakan metode purposive sampling. Kontrol glikemik ditentukan berdasarkan rerata HbA1c selama 12 bulan sebelumnya (optimal <9%, suboptimal ≥9%). Seorang psikolog klinis menilai IQ, memori (aritmetika, digit span, dan coding), serta konsentrasi (block design) menggunakan Wechsler Intelligence Scale for Children (WISC). Uji Chi-square atau Fisher exact dilanjutkan dengan regresi logistik penalized Firth.Hasil – Dari 32 anak yang direkrut, 23 anak dianalisis. Kontrol glikemik suboptimal ditemukan pada 15 anak (65,2%). Gangguan memori merupakan defisit yang paling sering ditemukan (73,9%), diikuti IQ rendah (34,8%) dan gangguan konsentrasi (4,3%). Kontrol glikemik suboptimal secara signifikan berhubungan dengan gangguan memori (OR 23,33; IK 95% 1,95–279,43; p=0,009) dan tetap menunjukkan hubungan independen setelah dilakukan penyesuaian (aOR 12,05; IK 95% 1,65–152,96; p=0,013). Tidak ditemukan hubungan antara kontrol glikemik dengan IQ maupun konsentrasi.Keterbatasan – Jumlah sampel kecil dari satu pusat penelitian dan berada di bawah jumlah minimal yang telah dihitung, desain penelitian potong lintang, serta adanya faktor perancu perilaku dan pendidikan yang tidak diukur.Kesimpulan – Kontrol glikemik suboptimal secara independen berhubungan dengan gangguan memori, tetapi tidak berhubungan dengan IQ global maupun konsentrasi. Hal ini menunjukkan bahwa memori merupakan domain kognitif yang paling sensitif terhadap hiperglikemia kronis pada anak dengan DMT1.

×
Penulis Utama : Pupus Ledysta
Penulis Tambahan : -
NIM / NIP : S592202009
Tahun : 2026
Judul : Pengaruh Kontrol Glikemik Terhadap Fungsi Kognitif pada Anak dengan Diabetes Mellitus Tipe I
Edisi :
Imprint : Surakarta - Fak. Kedokteran - 2026
Program Studi : PPDS Ilmu Kesehatan Anak
Kolasi :
Sumber :
Kata Kunci : Diabetes melitus tipe 1; kontrol glikemik; HbA1c; fungsi kognitif; memori; anak; Wechsler Intelligence Scale for Children (WISC)
Jenis Dokumen : Tesis
ISSN :
ISBN :
Link DOI / Jurnal : -
Status : Public
Pembimbing : 1. Dr. dr. Annang Giri M, Sp.A Supsp. Endo (K), M. Kes
2. Dr. dr. Sri Lilijanti Widjaja, Sp.A Supsp. Kardio (K)
Penguji : 1. Dr. dr. Muhammad Riza, Sp.A, Subsp.HO (K), M. Kes
2. dr. Husnia Auliyatul Umma, Sp.A, M. Kes
Catatan Umum :
Fakultas : Fak. Kedokteran
×
Halaman Awal : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
Halaman Cover : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
BAB I : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
BAB II : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
BAB III : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
BAB IV : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
BAB V : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
BAB Tambahan : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
Daftar Pustaka : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
Lampiran : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.