Industri telekomunikasi menuntut pekerja untuk memenuhi target penjualan tinggi,
menangani keluhan pelanggan yang kompleks, serta beradaptasi dengan
perkembangan teknologi secara berkelanjutan. Tuntutan tersebut dapat
meningkatkan beban kerja mental yang pada akhirnya berpotensi menyebabkan
kelelahan kerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat beban kerja
mental, kualitas tidur, dan kelelahan kerja, serta menganalisis pengaruh beban kerja
mental terhadap kelelahan kerja melalui kualitas tidur sebagai variabel mediasi pada
pekerja PT Telkomsel Divisi Household Consumer Business Region Jawa Tengah
dan DIY. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan instrumen NASA
Task Load Index (NASA-TLX) untuk mengukur beban kerja mental, Pittsburgh
Sleep Quality Index (PSQI) untuk mengukur kualitas tidur, dan Kuesioner Alat
Ukur Perasaan Kelelahan Kerja (KAUPK2) untuk mengukur kelelahan kerja.
Hubungan antarvariabel dianalisis menggunakan metode Partial Least Squares
Structural Equation Modeling (PLS-SEM) dengan bantuan perangkat lunak
SmartPLS. Pengumpulan data dilakukan menggunakan metode sensus terhadap
seluruh populasi penelitian yang berjumlah 81 pekerja. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa sebanyak 67 dari 81 pekerja memiliki beban kerja mental pada
kategori sangat tinggi, 50 pekerja mengalami kualitas tidur yang buruk, dan 41
pekerja berada pada kategori kurang lelah. Hasil analisis struktural PLS-SEM
menunjukkan bahwa beban kerja mental tidak berpengaruh langsung secara
signifikan terhadap kelelahan kerja (p-value = 0,468). Namun, beban kerja mental
berpengaruh signifikan terhadap kualitas tidur (p-value = 0,034), dan kualitas tidur
juga berpengaruh signifikan terhadap kelelahan kerja (p-value = 0,000). Temuan
tersebut menunjukkan bahwa kualitas tidur berperan sebagai mediator penuh dalam
hubungan antara beban kerja mental dan kelelahan kerja. Oleh karena itu,
perusahaan perlu memberikan perhatian terhadap pengelolaan kualitas tidur sebagai
salah satu upaya untuk mengendalikan kelelahan kerja pada pekerja.