Ruang publik harus memenuhi semua
kebutuhan masyarakat tanpa terkecuali. Salah satu ruang publik di Indonesia
yang berada di pusat kota adalah Kawasan Alun-alun Demak. Kabupaten Demak
mendukung penyetaraan hak semua warga termasuk penyandang disabilitas. Hal tersebut
dibuktikan dengan visi kabupaten Demak tahun 2021-2026 yaitu adanya keberdayaan
untuk masyarakat penyandang disabilitas dan adanya pembangunan sarana dan
prasarana untuk wisata. Sebagai ruang publik yang memiliki fungsi wisata,
Kawasan Alun-alun Demak sudah seharusnya memiliki kemudahan akses dan fasilitas
yang dapat dijangkau dan dinikmati oleh seluruh elemen masyarakat termasuk para
penyandang disabilitas. Namun, ruang publik ini diketahui belum memenuhi
kebutuhan masyarakat penyandang disabilitas tersebut. Penelitian ini bertujuan
untuk mengetahui tingkat kesesuaian ruang publik bagi penyandang disabilitas di
Kawasan alun-alun Demak yang dilakukan dengan analisis kuantitatif melalui
observasi dan kuesioner melalui parameter yang terukur. Teknik analisis yang
digunakan yaitu teknik analisis skoring dengan skala likert tiga interval,
yaitu tidak sesuai, kurang sesuai, dan sesuai dengan variabel yang diukur ialah
kenyamanan, aksesibilitas, daya tarik, dan keamanan. Hasil penelitian
menunjukkan variabel yang masuk kedalam kategori tidak sesuai ialah variable kenyamanan
bernilai 1,23, variabel aksesibilitas bernilai 1,16 dan variabel daya tarik
bernilai 1,95. Sementara, variabel keamanan masuk ke kategori sesuai dengan
nilai 2,03. Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa pemenuhan kebutuhan
penyandang disabilitas di Kawasan alun-alun Demak belum terpenuhi dari segi
kenyamanan seperti belum terdapat toilet untuk penyandang disabilitas di semua
zona, tidak tersedia tempat parkir bagi tunadaksa, tidak tersedianya jalur
pemandu bagi tunanetra, jalur pejalan kaki yang terputus, terdapat beberapa hambatan, belum tersedia rambu
speaker dan braille untuk tunanetra, serta belum tersedia lampu indikator
(light sign) dan teletext/running text untuk tunarungu di seluruh zona. Secara keseluruhan,
kesesuaian Kawasan alun-alun Demak masuk ke dalam kategori tidak sesuai dengan
konsep ruang publik bagi penyandang disabilitas.