Indonesia negara iklim tropis dengan suhu, curah hujan, dan intensitas matahari tinggi. Faktor lingkungan tersebut mendukung pertumbuhan spesies rumput asli Indonesia. Salah satu diantaranya Zoysia matrella yang termasuk dalam kelompok tanaman musim panas (Warm Season Grasses) sehingga cocok tumbuh di wilayah tropis ini. Permintaan akan penggunaan rumput hamparan di Indonesia terus meningkat sehingga perlu upaya mengembangkan rumput asli Indonesia dengan meningkatan kualitas dan kemampuan adaptasi terhadap lingkungan. Tujuan penelitian adalah mengetahui interaksi perlakuan media tanam dan asal rumput terhadap sifat tanah, yaitu BV, Porositas, pH H2O, DHL, C-Organik, mengetahui interaksi perlakuan media tanam dan asal rumput terhadap karakteristik morfologi, dan mendapatkan rumput Zoysia matrella asli Indonesia yang memiliki kualitas visual dan fungsional terbaik melalui penilaian kualitas. Penelitian ini menggunakan metode survei eksplorasi dan ekperimen. Metode survei eksplorasi adalah metode pengambilan sampel rumput yang diperkirakan secara acak dari berbagai lokasi di Indonesia, yaitu Jawa, Bali, Kalimantan, Sulawesi, dan Maluku, sedangkan metode eksperimen dengan melakukan percobaan langsung pada plot perlakuan di Laboratorium Jumantono Fakultas Pertanian UNS, Karanganyar. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok Faktorial (RAKF) dengan dua faktor perlakuan, yaitu media tanam dan asal rumput. Media tanam terdiri atas dua jenis, yaitu sedimen sungai dan Alfisols. Asal rumput terdiri atas 16 jenis Zoysia matrella dari berbagai lokasi di Indonesia dan rumput komersial atau impor Zeon dan Zmeet sebagai rumput pembanding. Kombinasi faktor menghasilkan 36 perlakuan dengan tiga kali ulangan sehingga total terdapat 108 plot perlakuan. Parameter yang diamati meliputi sifat tanah (BV, Porositas, DHL, pH tanah, C-Organik), parameter tanaman (panjang stolon, tinggi tanaman, sudut daun, panjang bunga, lebar daun, kerapatan rumput, warna daun, panjang akar, berat kering akar, berat kering pucuk, dan presentase tutupan), dan penilaian kualitas visual dan fungsional. Analisis data menggunakan uji two way ANOVA dan Uji DMRT tingkat kepercayaan 95%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa interaksi perlakuan media tanam dan asal rumput berpengaruh sangat nyata (P<0>0,05) terhadap panjang bunga dan sudut daun, hanya faktor asal rumput saja yang berpengaruh sangat nyata (P<0>