Pemetaan reguler kuat merupakan salah satu konsep penting dalam aljabar maks-plus. Pemetaan ini merupakan bentuk transformasi yang mengubah
vektor menjadi vektor lain dengan operasi aljabar maks-plus. Suatu pemetaan
dikatakan reguler kuat jika terdapat subruang dari ruang hasil yang mempunyai tepat satu pra-bayangan. Suatu pemetaan reguler kuat bergantung pada
matriks yang digunakan dalam pemetaan tersebut atau yang disebut dengan matriks reguler kuat, sedangkan bayangan yang dihasilkan dari pemetaan ini disebut
himpunan bayangan sederhana. Himpunan bayangan sederhana ini tidak mencakup elemen-elemen pada batas-batas ruang vektor. Terdapat konsep penutup
himpunan bayangan sederhana yang didefinisikan sebagai himpunan terkecil dan
tertutup terhadap operasi-operasi dalam ruang vektor tersebut dan memuat seluruh elemen dari himpunan bayangan sederhana.
Penelitian ini bertujuan untuk menentukan kriteria reguler kuat dari matriks atas aljabar min-plus dan menentukan penutup himpunan bayangan sederhana dari matriks reguler kuat atas aljabar min-plus. Aljabar min-plus mempunyai struktur yang isomorfis dengan aljabar maks-plus. Oleh karena itu, kriteria
reguler kuat dari matriks atas aljabar min-plus dan menentukan penutup himpunan bayangan sederhana dari matriks reguler kuat dari matriks atas aljabar
min-plus dapat ditentukan berdasarkan teori pada aljabar maks-plus.
Berdasarkan hasil penelitian diperoleh kriteria reguler kuat dan penutup
himpunan bayangan sederhana dari matriks atas aljabar min-plus. Suatu matriks persegi A atas aljabar min-plus reguler kuat jika dan hanya jika A permanen kuat. Kemudian, penutup himpunan bayangan sederhana dari suatu matriks
persegi A (n x n) reguler kuat merupakan himpunan titik tetap dari matriks A,
yang diperoleh dengan meminimumkan seluruh perpangkatan matriks A hingga
ke-(n-1) setelah prses normalisasi matriks A.