Penulis Utama : Andini Desi Sawitri
NIM / NIP : T652008001

Buah durian dikenal sebagai "Raja Buah" dan populer di berbagai kalangan masyarakat. Daya tarik buah durian terletak pada rasa dan aromanya yang khas. Salah satu durian lokal yang berpotensi menjadi varietas unggulan karena karakteristik khasnya adalah durian Criwik. Durian Criwik merupakan durian lokal yang berasal dari Rembang, Jawa Tengah, dan memiliki ciri morfologis seperti ukuran yang lebih kecil, rasa manis lembut, dan aroma yang tidak terlalu menyengat. Meskipun memiliki potensi besar, pengembangannya masih menghadapi beberapa kendala, seperti teknik budidaya yang masih konvensional menggunakan biji, sehingga menyebabkan keragaman genetik yang tinggi antar pohon. Minimnya penelitian mengenai keragaman genetik durian Criwik dan kandungan fitokimianya turut menjadi hambatan dalam upaya pemuliaan dan pemanfaatannya di bidang kesehatan. Disamping itu, keberadaan varietas lokal seperti durian Criwik juga rentan terhadap hilangnya keragaman genetik apabila tidak didokumentasikan dan dilestarikan secara sistematis. Penelitian ini menjadi penting untuk menghasilkan database durian Criwik yang komprehensif, baik dari segi morfologi, genetik, maupun fitokimia.Penelitian ini bertujuan untuk: (1) Mengidentifikasi keragaman karakter morfologi durian Criwik di wilayah Rembang, (2) Menganalisis keragaman genetik durian Criwik pada di wilayah Rembang berdasarkan analisis molekuler menggunakan penanda Random Amplified Polymorfik DNA (RAPD), (3) Mengidentifikasi ragam kandungan bahan aktif melalui analisis fitokimia dan GC-MS pada ekstrak daun durian Criwik di wilayah Rembang. Kajian keragaman diawali dengan analisis morfologi yang mencakup pengamatan terhadap batang, daun, dan buah durian Criwik. Setelah itu, keragaman genetik dikonfirmasi melalui analisis sampel daun menggunakan penanda Random Amplified Polymorphic DNA (RAPD). Selain itu, kajian kandungan fitokimia dilakukan menggunakan Gas Chromatography-Mass Spectrometry (GC-MS). Informasi yang lebih komprehensif ini akan mendukung pengembangan durian Criwik sebagai varietas unggulan yang bernilai tinggi dalam sektor pertanian, ekonomi, dan kesehatan. Penelitian ini mencakup tiga kajian, dimulai dengan analisis keragaman morfologi. Kajian ini dilakukan di Desa Trenggulunan dan Desa Criwik, Kecamatan Pancur, Kabupaten Rembang, Jawa Tengah, pada Februari 2024 hingga Januari 2025. Penelitian ini bersifat deskriptif eksploratif dengan metode survei lapangan untuk mengidentifikasi morfologi 30 pohon dan buah durian lokal berdasarkan Descriptors for Durian (Bioversity 2007). Sampel dipilih menggunakan metode purposive random sampling dan snowball sampling. Selanjutnya, data hasil pengamatan dikonversi ke dalam bentuk skor, dianalisis untuk menyusun dendrogram, lalu disajikan secara deskriptif. Hasil kajian keragaman morfologi menunjukkan adanya keragaman vegetatif dengan koefisien kemiripan 60–93%. Secara umum, semua pohon berumur di atas 10 tahun dengan tiga bentuk tajuk dan percabangan yang menyebar. Selain itu, batang dan daun menunjukkan keragaman dalam bentuk, warna, dan tekstur. Sementara itu, bunga memiliki dua bentuk kuncup, yaitu globose dan ovoid, serta menunjukkan keragaman warna. Namun, dari 30 aksesi yang diamati, hanya 4 pohon yang berbuah, kemungkinan akibat curah hujan yang tinggi. Buah yang dihasilkan memiliki bentuk globose atau elliptic dengan bobot berkisar antara 467–2473 g, serta rasa yang sedikit manis dengan aroma sedang.Kajian kedua berfokus pada analisis keragaman genetik durian Criwik menggunakan penanda RAPD sebagai tindak lanjut hasil analisis keragaman morfologi. Analisis molekuler dilakukan pada Februari–Maret 2024 dengan pengambilan sampel daun durian dari Desa Trenggulunan dan Criwik. Selanjutnya, analisis genetik dilakukan di Laboratorium Genetika dan Pemuliaan Tanaman, Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta. Amplifikasi DNA terhadap 30 aksesi durian Criwik dengan tiga primer RAPD (OPA-02, OPA-04, dan OPA-13) menghasilkan 41 pita polimorfik dengan tingkat polimorfisme 100%, mencerminkan keberagaman genetik yang tinggi. Studi sebelumnya menunjukkan bahwa tingkat polimorfisme pada durian Sukun dan durian asal Jepara lebih rendah. Pola pita yang dihasilkan juga mengonfirmasi efektivitas RAPD dalam membedakan aksesi. Selain itu, primer OPA-13 memberikan amplifikasi paling optimal dengan pita yang lebih tebal dan jernih. Hasil analisis dendrogram membagi aksesi ke dalam empat kelompok pada tingkat kemiripan 25%. Kelompok terbesar terdiri dari 25 aksesi, sedangkan aksesi Tr8 dan Tr11 memiliki kemiripan tertinggi dengan koefisien 89%. Kajian ketiga berfokus pada analisis fitokimia daun durian Criwik. Pengambilan sampel daun dilakukan pada Februari 2024. Selanjutnya, analisis fitokimia dan GC-MS dilaksanakan di Laboratorium Penelitian dan Pengujian Terpadu, Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta, pada Mei 2024. Analisis fitokimia menggunakan beberapa reagen kimia seperti Dragendorff, ferri chloride, dan reagen anisaldehida asam sulfat. Hasil analisis fitokimia menunjukkan keberadaan flavonoid, tanin, alkaloid, saponin, dan fenolik, yang memiliki berbagai manfaat biologis, termasuk sebagai antioksidan, antibakteri, dan antiinflamasi. Dibandingkan dengan penelitian sebelumnya pada durian Lai, studi ini menemukan tambahan kandungan tanin, yang mengindikasikan adanya keragaman kimia antar varietas. Sementara itu, analisis GC-MS mengidentifikasi 11 senyawa utama, di antaranya squalene (26%), etil iso-allocholate (18%), neophytadiene (13%), dan phytol (11%). Jika dibandingkan dengan Durio kutejensis, yang mengandung 43 senyawa berbeda, hasil ini semakin menegaskan adanya keragaman kimia antar spesies.

×
Penulis Utama : Andini Desi Sawitri
Penulis Tambahan : -
NIM / NIP : T652008001
Tahun : 2025
Judul : Keragaman Durian Criwik (Durio zibethinus Murr.) Di Wilayah Rembang
Edisi :
Imprint : Surakarta - Fak. Pertanian - 2025
Program Studi : S-3 Ilmu Pertanian
Kolasi :
Sumber :
Kata Kunci : Karakterisasi morfologi, keragaman genetik, keragaman fitokimia, durian lokal
Jenis Dokumen : Disertasi
ISSN :
ISBN :
Link DOI / Jurnal : http://10.13057/biodiv/d260106; 10.1088/1755-1315/1515/1/012003 dan 10.24193/Contrib.Bot.53.5
Status : Public
Pembimbing : 1. Prof. Dr. Ir. Endang Yuniastuti, M.Si
Penguji :
Catatan Umum : tidak ada DOI/DOI Invalid
Fakultas : Fak. Pertanian
×
Halaman Awal : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
Halaman Cover : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
BAB I : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
BAB II : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
BAB III : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
BAB IV : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
BAB V : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
BAB Tambahan : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
Daftar Pustaka : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
Lampiran : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.