Penelitian ini bertujuan untuk: 1) Menganalisis kelayakan butir instrumen penilaian
permodelan AKM dengan pendekatan STEM dan Etnosains pada materi Kesetimbangan
Kimia untuk mengukur tingkat literasi numerasi siswa kelas XI di SMA Al
Islam 1 Surakarta ditinjau dari validitas,
reliabilitas, daya beda, dan tingkat kesukaran; 2) Menganalisis tingkat
literasi numerasi siswa kelas XI SMA Al Islam
1 Surakarta berdasarkan pengukuran menggunakan instrumen penilaian permodelan
AKM dengan pendekatan STEM dan Etnosains pada materi kesetimbangan kimia. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif
kualitatif dengan teknik pengambilan sampel berupa cluster random sampling.
Jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 108 siswa dari kelas XI-1, XI-2,
XI-3 SMA Al Islam 1 Surakarta. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu
dengan tes dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan: 1) Instrumen penilaian permodelan AKM
dengan pendekatan STEM dan Etnosains pada materi kesetimbangan kimia dinyatakan
layak digunakan sebagai alat ukur tingkat literasi numerasi siswa ditunjukkan
dengan nilai Content Validity (CV) sebesar 0,80 untuk instrumen AKM dan
1,00 untuk instrumen wawancara. Instrumen memiliki reliabilitas item 0,98,
reliabilitas person 9,68, dan reliabilitas alpha cronbach 0,64. Hasil
analisis model Rasch menunjukkan bahwa 9 butir soal (60%) berada dalam
kategori fit, dengan nilai Outfit MNSQ berada pada rentang
0,5-1,5, ZSTD pada rentang -2,0-+2,0, dan Pt Mean Corr pada
rentang 0,4-0,8 yang menunjukkan daya beda yang baik. Tingkat kesukaran soal
merata yaitu mudah, sedang, sulit, dan sangat sulit; 2) Tingkat literasi
numerasi siswa kelas XI SMA Al Islam 1 Surakarta yang diukur melalui instrumen
AKM dengan pendekatan STEM dan Etnosains menunjukkan capaian yang bervariasi
dengan 40% siswa berada dalam kategori mahir, 18?kap, 32% kategori dasar,
10% perlu intervensi khusus.