PT. XYZ merupakan sebuah perusahaan manufaktur di sektor pangan yang
memproduksi produk berbahan dasar cokelat, termasuk produk glaze.
Permasalahan yang ditemukan pada lini packing produk glaze adalah
ketidakseimbangan lini antar stasiun kerja akibat perbedaan waktu kerja, yang
menyebabkan bottleneck dan penumpukan Work in Process (WIP) berlebihan. Hal
ini menyebabkan meningkatnya lead time proses packing glaze. Selain itu,
ditemukan gerakan operator yang termasuk aktivitas non-value added sehingga
meningkatkan waktu proses packing. Penelitian ini bertujuan untuk merancang
usulan perbaikan yang optimal dan mengetahui penurunan waktu proses packing
satu batch pada lini packing glaze PT. XYZ. Pendekatan yang digunakan adalah
lean manufacturing untuk mengidentifikasi dan mengurangi pemborosan
menggunakan tools Process Activity Mapping. Analisis juga didukung dengan
menggunakan simulasi komputer untuk memodelkan kondisi aktual dan skenario
usulan perbaikan dan metode ECRS (Eliminate, Combine, Rearrange, Simplify).
Hasil analisis simulasi kondisi aktual menunjukkan rata-rata waktu total packing
satu batch glaze adalah 1 jam 28 menit 42 detik. Ditemukan ketidakseimbangan
utilisasi operator, dengan operator kemas karton memiliki tingkat kesibukan
tertinggi (97,81%) disaat rata-rata stasiun lainnya tingkat kesibukan berada pada
angka 45%. Dua skenario usulan perbaikan dirancang. Usulan perbaikan pertama
dirancang. Usulan perbaikan pertama melibatkan: eliminasi pemindahan pail ke
meja WIP pail dan meja kemas karton, perbaikan dudukan alat stamping dengan
mounting stand untuk menghilangkan downtime, penggabungan elemen kerja
mencatat berat karton, dan penataan ulang elemen kerja pemindahan pail ke mesin
labelling. Didapatkan hasil simulasi menunjukkan penurunan waktu total menjadi
47 menit 43 detik dan menghilangkan penumpukan WIP. Usulan perbaikan kedua
lebih lanjut mengoptimalkan lini dengan mengeliminasi aktivitas NVA dan
minimasi NNVA. Ini dilakukan dengan mengeliminasi NVA, mengoptimalkan
stasiun kerja dengan menambah conveyor, menggunakan timbangan conveyor, dan
alat auto flap folding pada carton sealer. Hasil simulasi menunjukkan waktu total
47 menit 38 detik dengan penurunan persentase NNVA dari 31% menjadi 23,8?n menghilangkan aktivitas NVA. Kesimpulan dari penelitian ini adalah skenario
usulan perbaikan kedua merupakan yang terbaik, dengan rata-rata waktu total
packing glaze satu batch menurun dari 1 jam 28 menit 42 detik menjadi 47 menit
38 detik. Usulan ini juga berhasil mengurangi jumlah operator, menghilangkan
penumpukan WIP dan mengeliminasi aktivitas non-value added.