Perkembangan teknologi informasi telah membuka peluang besar dalam mendorong pertumbuhan literasi digital, khususnya di bidang kepenulisan. Di era digital saat ini, platform daring menjadi media penting bagi penulis untuk mengekspresikan ide, membagikan karya, dan menjangkau pembaca secara luas. Namun, tidak semua platform literasi digital menyediakan fitur yang ramah pengguna dan mendukung penulis dalam mengelola cerita secara mandiri dan berkelanjutan. Berdasarkan permasalahan tersebut, dilakukan pengembangan Litera, sebuah website komunitas literasi digital yang dirancang untuk memudahkan penulis dalam membuat, mengelola, dan memublikasikan cerita secara sistematis. Fokus utama dari pengembangan ini adalah membangun modul penulis yang mendukung aktivitas menulis digital.Pengembangan sistem dilakukan dengan menggunakan metode System Development Life Cycle (SDLC), yang mencakup tahapan analisis kebutuhan, perancangan antarmuka, implementasi menggunakan framework Laravel, serta pengujian sistem. Modul penulis dirancang dengan berbagai fitur utama, seperti pembuatan cerita baru, penambahan dan pengeditan bab, pengaturan hak cipta, pratinjau sebelum publikasi, penyimpanan otomatis (autosave), serta fitur arsip dan publikasi cerita. Prinsip antarmuka pengguna (User Interface) dan pengalaman pengguna (User Experience) diterapkan untuk memastikan proses penulisan yang nyaman dan intuitif, terutama bagi penulis pemula.Hasil pengembangan menunjukkan bahwa modul penulis telah diimplementasikan secara fungsional dalam sistem Litera dan mampu mendukung proses penulisan serta penerbitan karya secara mandiri dan terstruktur. Sistem ini diharapkan dapat meningkatkan produktivitas penulis, membentuk ekosistem literasi digital yang aktif dan inklusif melalui forum yang disediakan, serta menjadi alternatif platform literasi yang mendorong pertumbuhan kreativitas pengguna.