Tujuan
pada penelitian ini adalah (1) meningkatkan keterampilan berpikir kritis dan (2)
meningkatkan hasil belajar kognitif siswa kelas X SMA Islam 1 Surakarta dengan
menerapkan model pembelajaran team games tournament (TGT) berbantuan
ular tangga pada materi hukum dasar kimia. Penelitian ini adalah penelitian
kuantitatif dengan jenis eksperimen semu dan desain pretest-posttest control group desain. Sampel dipilih dengan teknik
cluster random sampling. Metode dokumentasi dan tes digunakan sebagai
teknik pengumpulan data. Data dianalisis menggunakan uji normalitas, uji
homogenitas, dan uji independensi sampel t-tes sebagai uji prasyarat serta uji MANOVA
sebagai uji hipotesis. Hasil penelitian ini adalah Pertama, penerapan
model pembelajaran tipe TGT menggunakan media ular tangga memberikan
peningkatan keterampilan berpikir kritis siswa yang ditunjukan dari capaian indikator keterampilan berpikir
kritis saat pretest sebesar 32,29% menjadi 70,40% saat posttest. Nilai
N-Gain di kelas eksperimen didapatkan nilai 0,56 (kriteria sedang) dan
efektivitas 56,10% (cukup efektif). Hasil uji independensi sampel t-tes
mendukung hasil tersebut dengan didapatkan nilai sig 0,011 (< 0>Kedua,
penerapan model pembelajaran tipe TGT dengan media ular tangga memberikan
peningkatan hasil belajar kognitif siswa dengan capaian persentase di kelas
eksperimen saat pretest 35,92% menjadi 82,29% setelah diberikan
perlakuan. Nilai N-Gain kelas eksperimen diperoleh 0,66 (kriteria sedang)
dan efektivitas 66,66% (cukup efektif) serta didukung dengan hasil uji
independensi sampel t-tes diperoleh sig 0,007 (< 0>test of between subjects effect menunjukkan
signifikansi masing-masing variabel sebesar 0,011 untuk keterampilan berpikir
kritis dan 0,007 untuk hasil belajar kognitif. Dengan demikian, model TGT
berbantuan ular tangga terbukti memberikan pengaruh pada kedua variabel
tersebut.