Jovani Arumsasmi. K4521048. PENGARUH MODEL PROBLEM BASED LEARNING TERHADAP HASIL BELAJAR
KOGNITIF SISWA SMP DITINJAU DARI TINGKAT ADVERSITY QUOTIENT. Skripsi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sebelas Maret Surakara,
Juli 2025.
Penelitian ini bertujuan
untuk mengetahui
pengaruh (1) model pembelajaran PBL terhadap hasil belajar kognitif, (2)
tingkat Adversity Quotient terhadap hasil belajar kognitif, dan (3)
interaksi model pembelajaran PBL dengan tingkat Adversity Quotient
terhadap hasil belajar kognitif siswa. Penelitian ini merupakan quasi experiment dengan factorial design 2x3. Populasi
penelitian ini adalah siswa kelas IXA- IXH SMPN 4 Karanganyar tahun
ajaran 2024/2025. Sampel penelitian ini adalah kelas IX A dan IX B dengan jumlah sampel sebanyak 62 siswa yang diperoleh dengan cluster random sampling. Metode penelitian yang digunakan adalah
kuantitatif. Teknik pengumpulan data berupa soal pilihan ganda untuk menilai hasil belajar
kognitif dan angket untuk mengukur kemampuan Adversity Quotient. Validitas
data menggunakan validitas konstruk dan isi. Analisis data
yang digunakan adalah uji anava dua jalan untuk mengetahui pengaruh dan
interaksi antar variabel dan uji effect size untuk mengetahui besarnya pengaruh
antar variabel. Kesimpulan dari penelitian ini adalah (1) Terdapat
pengaruh model pembelajaran PBL terhadap hasil belajar kognitif dengan nilai signifikansi
0,001<0>PBL lebih tinggi daripada model pembelajaran
konvensional. (2) Terdapat pengaruh Adversity Quotient terhadap hasil belajar kognitif dengan nilai signifikansi 0,01<0>Adversity Quotient climber
(tinggi) memiliki hasil belajar kognitif yang lebih baik daripada siswa yang
memiliki tingkat Adversity Quotient camper (sedang). (3) Terdapat
interaksi model pembelajaran PBL dengan Adversity Quotient
terhadap hasil belajar kognitif. Pada model pembelajaran PBL Siswa yang
memiliki tingkat Adversity Quotient climber (tinggi) memiliki hasil
belajar kognitif yang tinggi pula.