Penulis Utama : Nirmala Aida Syaviola
NIM / NIP : H0221082

Kecamatan Mojogedang, Kabupaten Karanganyar memiliki 5.330,90 ha lahan pertanian, di mana 3.208,73 ha merupakan lahan kering berupa tegalan dan kebun yang belum dimanfaatkan secara optimal. Sebagian lahan dikelola intensif, sementara sebagian lainnya terbengkalai akibat kendala rendahnya bahan organik, tingginya keasaman tanah, serta minimnya aktivitas biologi tanah, yang berakibat pada kualitas tanah rendah. Oleh karena itu, penilaian kualitas tanah menjadi penting untuk mendukung pengelolaan lahan yang berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan dua metode analisis Indeks Kualitas Tanah (IKT), yaitu Simple Additive dan Weighted Additive, serta mengidentifikasi faktor-faktor penentu kualitas tanah dan memberikan rekomendasi perbaikan pada lahan tegalan dan kebun di Kecamatan Mojogedang. Penelitian dilakukan dengan pendekatan deskriptif eksploratif melalui survei lapangan dan analisis laboratorium terhadap 14 satuan peta lahan. Parameter yang dianalisis meliputi sifat fisik, kimia, dan biologi tanah.             Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode Simple Additive menghasilkan rerata 34,89 (rendah) untuk lahan tegalan dan 32,5 (rendah) untuk lahan kebun. Sedangkan, metode Weighted Additive menghasilkan nilai IKT rerata 0,37 (rendah) untuk tegalan dan 0,40 (sedang) untuk kebun. Terdapat perbedaan signifikan antara nilai IKT yang dihitung menggunakan metode Simple Additive dan Weighted Additive. Pada metode Simple Additive, faktor penentu kualitas tanah berupa nitrogen dan fosfor pada lahan kebun, serta nitrogen pada lahan tegalan. Sementara itu, metode Weighted Additive menunjukkan bahwa nitrogen dan fosfor juga menjadi faktor utama pada lahan tegalan, sedangkan nitrogen dan kejenuhan basa pada lahan kebun. Penelitian ini memiliki keterbatasan pada jenis penggunaan lahan dan indikator tanah yang digunakan. Oleh karena itu, studi lanjutan disarankan mencakup seluruh tipe penggunaan lahan di wilayah studi serta menggunakan metode evaluasi yang lebih komprehensif. Selain itu, perbaikan kualitas tanah dapat dilakukan melalui pemupukan anorganik dan organik.

×
Penulis Utama : Nirmala Aida Syaviola
Penulis Tambahan : -
NIM / NIP : H0221082
Tahun : 2025
Judul : Perbandingan Indeks Kualitas Tanah Menggunakan Metode simple Additive dan Weighted pada Lahan Tegalan dan Kebun di Kecamatan Mojogedang, Kabupaten Karanganyar
Edisi :
Imprint : Surakarta - Fak. Pertanian - 2025
Program Studi : S-1 Ilmu Tanah
Kolasi :
Sumber :
Kata Kunci : Indeks Kualitas Tanah, Simple Additive, Weighted Additive, Faktor Penentu
Jenis Dokumen : Skripsi
ISSN :
ISBN :
Link DOI / Jurnal : -
Status : Public
Pembimbing : 1. Prof. Dr. Agr. Rahayu, S. P., M. P.
2. Ir. Aktavia Herawati, S.P., M.Sc.
Penguji : 1. Ganjar Herdiansyah, S. P., M. P.
Catatan Umum :
Fakultas : Fak. Pertanian
×
Halaman Awal : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
Halaman Cover : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
BAB I : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
BAB II : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
BAB III : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
BAB IV : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
BAB V : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
BAB Tambahan : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
Daftar Pustaka : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
Lampiran : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.