Rendahnya keterampilan manajemen waktu pada peserta didik dapat berdampak negatif terhadap pencapaian akademik maupun non-akademik. Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas konseling kelompok dengan teknik self-management untuk mengatasi rendahnya keterampilan manajemen waktu peserta didik kelas VIII SMP Negeri 2 Sukoharjo tahun ajaran 2025/2026. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain eksperimen nonequivalent control group. Subjek penelitian berjumlah 16 peserta didik yang dibagi menjadi kelompok eksperimen dan kelompok kontrol, masing-masing terdiri dari delapan orang. Instrumen pengumpulan data berupa angket keterampilan manajemen waktu yang disusun oleh peneliti yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Uji validitas isi dianalisis menggunakan indeks Aiken’s V, uji validitas konstruk dianalisis menggunakan Product Moment Pearson dan uji reliabilitas dianalisis menggunakan Alpha Cronbach. Analisis data menggunakan Gain Score dan Uji Statistik Mann Whitney. Hasil analisis data memperoleh skor pretest sebesar 428 dan skor posttest sebesar 567, sehingga Gain Score menunjukkan peningkatan skor pada pretest dan posttest sebesar 139. Hasil uji Mann Whitney memperoleh nilai signifikansi 0,034 (<0,05), yang berarti konseling kelompok teknik self-management efektif untuk mengatasi rendahnya keterampilan manajemen waktu peserta didik atau hipotesis (Ha) diterima. Saran bagi Guru BK untuk dapat menggunakan konseling kelompok dengan teknik self-management sebagai alternatif dalam membantu mengatasi rendahnya keterampilan manajemen waktu. Peneliti selanjutnya dapat mengembangkan topik serupa dengan jumlah subjek lebih luas, penambahan variabel pendukung, maupun desain penelitian yang berbeda.