Labibah Putri Alifah H0822078 ‘‘Efisiesiensi Usaha Tani Padi di Kabupaten
Grobogan’’. Dibimbing oleh Dr. Susi Wuri Ani, S.P., M.P. dan
Prof. Dr. Agr. Sc. Ernoiz Antriyandarti, S.P., M.P., M.Ec. Fakultas Pertanian
Universitas Sebelas Maret Surakarta.
Usaha tani padi di Kabupaten Grobogan memiliki potensi yang besar untuk
meningkatkan pendapatan petani. Kondisi lahan yang basah cocok digunakan
untuk membudidayakan tanaman padi yang membutuhkan air cukup banyak.
Tahun 2023 produksi padi di Kabupaten Grobogan merupakan urutan pertama
tertinggi di Jawa Tengah. Besarnya luas panen padi di Kabupaten Grobogan belum
diimbangi dengan pengetahuan petani sebagai manajer (pengelola) dalam
menggunakan faktor–faktor produksi yang tepat. Sehingga produktivitasnya masih
di bawah rata-rata. Upaya peningkatan produksi sangat berkaitan dengan
penggunaan faktor–faktor produksi pada usaha tani tersebut. Keterbatasan
pengetahuan yang dimiliki oleh petani sering mengakibatkan penggunaan faktor–
faktor produksi yang kurang tepat. Oleh karena itu, dalam melakukan usaha tani
seorang petani harus memperhatikan penggunaan faktor–faktor produksi agar
mencapai produksi optimal sehingga diperoleh pendapatan maksimal dan
mencapai efisiensi.
Metode dasar yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode
deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Pemilihan lokasi penelitian dilakukan
dengan metode purposive, yaitu penentuan daerah diambil secara sengaja
berdasarkan pertimbangan-pertimbangan tertentu sesuai dengan tujuan penelitian.
Jenis dan sumber data yang digunakan pada penelitian ini adalah data primer yang
diperoleh dari kegiatan wawancara, observasi, dan pencatatan serta data sekunder
yang diperoleh dari BPS Kabupaten Grobogan maupun desa di daerah penelitian.
Analisis efisiensi usaha tani padi pada penelitian ini menggunakan
pendekatan fungsi produksi stochastic frontier. Hasil analisis menunjukkan bahwa
usaha tani padi di Kabupaten Grobogan belum efisien dengan rata-rata sebesar
70%. Berdasarkan hasil analisis, faktor produksi frontier yang memengaruhi
efisiensi usaha tani padi di Kabupaten Grobogan adalah jumlah tenaga kerja (X2),
jumlah pupuk urea (X3), luas lahan (X4), pestisida (X5), dan biaya irigasi (X7),
sedangkan variabel yang tidak berpengaruh signifikan yaitu jumlah benih (X1),
dan sewa traktor (X6). Faktor yang berpengaruh terhadap inefisiensi usaha tani
padi di Kabupaten Grobogan adalah Pengalaman (Z2) dan status lahan (Z4)
sedangkan untuk faktor yang tidak berpengaruh signifikan yaitu umur (Z1) dan
pendidikan (Z3). Petani di Kabupaten Grobogan dianjurkan untuk memaksimalkan
faktor produksi yang dengan cara mengelola tenaga kerja lebih efisien,
menggunakan pupuk sesuai dosis, menggunakan pestisida secara tepat, serta
melakukan pengelolaan irigasi dengan baik agar produktivitas usaha tani padi
semakin meningkat. Pengalaman berpengaruh signifikan terhadap inefisiensi
usaha tani padi, sehingga petani yang sudah memiliki pengalaman yang lebih lama
dapat menjadi fasilitator dalam kelompok tani untuk berbagi pengalaman kepada
petani yang memiliki sedikit pengalaman sehingga terjadi pertukaran pengetahuan
yang efektif dan peningkatan kapasitas pengetahuan petani.