Tujuan penelitian ini adalah untuk Menganalisis ketersediaan dan
mengevaluasi kelayakan sarana prasarana cricket KONI Surakarta Tahun 2025
dibandingkan dengan standar teknis dari induk organisasi ICC (Internasional
Cricket Council) dan Permenpora No.15 Tahun 2022.
Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi
kasus dengan teknik pengambilan data melalui observasi dilapangan secara
langsung, wawancara, serta studi dokumentasi. Instrumen penelitian divalidasi oleh
lima ahli dengan metode Content Validity Index (Ave-CVI 1.00) dan keabsahan data
diuji menggunakan triangulasi sumber. Analisis data menggunakan gap analysis.
Hasil temuan pada cabang olahraga cricket di bawah naungan KONI Surakarta
banyak ditemukan kesenjangan. Beberapa sarana dasar seperti bola, bat, stump, dan
helm tersedia, namun masih terbatas jumlahnya dan sebagian memerlukan
perbaikan. Prasarana utama berupa lapangan masih bersifat sewa, sedangkan
prasarana pendukung seperti ruang ganti, gym, dan ruang medis belum tersedia.
Jika dibandingkan dengan standar teknis dari International Cricket Council
(ICC), maka kelayakan sarana dan prasarana cricket KONI Surakarta mengalami
gap yang sangat kritis. Lapangan latihan tidak sesuai ukuran ICC, permukaan belum
ideal, serta sistem drainase dan penerangan tidak mendukung. Beberapa alat latihan
juga sudah tidak layak pakai, dan sarana khusus seperti net practice belum tersedia
secara memadai. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa tingkat ketersediaan
dan kelayakan sarana serta prasarana olahraga cricket di PCI Kota Surakarta tahun
2025 masih berada pada kategori “kurang layak” karena mayoritas mengalami
kesenjangan major gap untuk mendukung pembinaan prestasi secara optimal.