Penelitian ini bertujuan menganalisis ketersediaan dan
mengevaluasi kelayakan sarana-prasarana cabang olahraga baseball dan softball
di KONI Surakarta Tahun 2025 berdasarkan standar WBSC World Baseball
Softball Confederation 2024 Edition dan PERBASASI. Pendekatan
kualitatif deskriptif melalui studi kasus diterapkan dengan pengumpulan data
primer melalui observasi lapangan di Lapangan Manahan, wawancara mendalam
dengan 1 Ketua PERBASASI Surakarta dan 3 pelatih, serta studi dokumen.
Instrumen penelitian divalidasi oleh 5 ahli dengan Content Validity
Index (I-CVI) 1.00 dan Average-CVI (Ave-CVI) 1.00,
sementara keabsahan data diperkuat melalui triangulasi sumber. Analisis data
menggunakan pendekatan gap analysis iteratif untuk
membandingkan kondisi aktual dengan standar acuan. Hasil penelitian
menunjukkan ketersediaan sarana dasar seperti 37 bola baseball (70% layak), 47
bola softball, 30 glove, dan pitching machine cukup untuk latihan primer, namun
major gap komprehensif pada fasilitas pendukung meliputi tidak adanya gym, dan
ruang medis. Kelayakan prasarana utama Lapangan Manahan mencapai zero
gap pada dimensi base (27,432 m baseball; 18,29 m softball) dan
dugout, tetapi defisien gravel yang hilang, drainase suboptimal, dan tidak
adanya pencahayaan minimal 400 lux, sehingga membatasi latihan malam dan
tingkatkan risiko cedera atlet.Temuan ini mengimplikasikan hambatan struktural pembinaan
atlet prestasi sesuai DBON 2021-2044 akibat pengelolaan mandiri klub,
inventarisasi parsial, dan anggaran terbatas (3x/tahun). Rekomendasi utama
mencakup revisi kebijakan KONI Surakarta untuk pengadaan sentral protective
gear dan ruang medis, koordinasi jadwal lapangan, serta investasi prioritas
keselamatan guna memenuhi standar WBSC/PERBASASI secara minimal.
Kata Kunci: Ketersediaan sarana, Kelayakan prasarana, Gap
analysis, Baseball, Softball, KONI
Surakarta