Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis ketersediaan serta menilai kelayakan sarana dan prasarana cabang olahraga gantole di bawah pembinaan KONI Surakarta tahun 2025. Analisis difokuskan pada sarana-prasarana utama dan pendukung dengan mengacu pada standar teknis yang ditetapkan oleh Federation Aeronautique Internationale (FAI), Federasi Aero Sport Indonesia (FASI), dan Persatuan Gantole dan Paralayang Indonesia (PGPI).
Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif kualitatif dengan metode kualitatif dan pendekatan studi kasus. Subjek penelitian ditentukan menggunakan teknik purposive sampling yang melibatkan pengurus KONI, pelatih, dan atlet gantole. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Uji validitas dilakukan melaFlui expert judgement dengan nilai Item Content Validity Index (I-CVI) sebesar 1,00 pada seluruh butir instrumen dan nilai Average Content Validity Index (Ave-CVI) sebesar 1,00, yang menunjukkan tingkat validitas isi sangat tinggi. Uji validitas data dilakukan melalui triangulasi sumber.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa prasarana utama cabang olahraga gantole, yaitu area lepas landas dan area pendaratan tidak tersedia di Kota Surakarta karena keterbatasan kondisi geografis. Kondisi ini mengharuskan kegiatan latihan dilakukan di wilayah luar kota, seperti Wonogiri, Parangtritis, dan Telomoyo. Prasarana pendukung seperti ruang medis dan area pemulihan juga belum tersedia. Dari sisi sarana, seperti gantole, harness, dan helm sudah memenuhi standar teknis, namun jumlahnya belum mencukupi kebutuhan atlet. Selain itu, sarana latihan khusus seperti simulator gantole dan tow system tidak tersedia.
Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa ketersediaan dan kelayakan sarana-prasarana cabang olahraga gantole di KONI Surakarta tahun 2025 masih belum memenuhi standar yang telah ditetapkan secara optimal. Kondisi tersebut berdampak pada efektivitas pembinaan atlet. Oleh karena itu, diperlukan upaya peningkatan pengadaan sarana-prasarana serta pengembangan fasilitas pendukung untuk mendukung pembinaan cabang olahraga gantole secara berkelanjutan.