Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis ketersediaan dan mengevaluasikelayakan sarana dan prasarana cabang olahraga Dansa Sport di bawah naunganKONI Surakarta berdasarkan standar World DanceSport Federation (WDSF),Ikatan Olahraga Dansa Indonesia (IODI), serta Peraturan Menteri Pemuda danOlahraga Republik Indonesia Nomor 14 Tahun 2024. Evaluasi dilakukan untukmengidentifikasi kesenjangan antara kondisi aktual sarana dan prasarana denganstandar teknis minimum yang diperlukan dalam mendukung pembinaan atlet sertapelaksanaan latihan Dansa Sport secara aman, efektif, dan sesuai regulasi.Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studikasus melalui observasi langsung pada fasilitas latihan, wawancara mendalamdengan pengurus KONI, pelatih, dan atlet Dansa Sport, serta studi dokumentasiterhadap inventaris sarana dan prasarana yang tersedia. Instrumen penelitiandivalidasi menggunakan metode Content Validity Index (CVI), dan keabsahan datadiuji dengan triangulasi sumber. Analisis data dilakukan dengan menggunakan gapanalysis untuk memetakan kesenjangan fungsional antara kondisi aktual danstandar WDSF–IODI–Permenpora.Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar sarana dan prasaranaDansa Sport di KONI Surakarta belum memenuhi standar kelayakan yangditetapkan. Major gap ditemukan pada prasarana utama arena latihan, khususnyapada jenis lantai yang belum sesuai standar karena masih menggunakan lantaikeramik. Selain itu, sarana latihan dasar dan khusus seperti barre, metronome, sertacermin portable tambahan belum tersedia secara memadai. Fasilitas pendukungberupa ruang medis dan ruang pemulihan atlet serta sarana perlengkapanpertandingan juga belum tersedia secara lengkap. Kondisi tersebut menunjukkanadanya kesenjangan menyeluruh yang berdampak pada keselamatan, kenyamanan,efektivitas latihan, serta pemenuhan standar nasional maupun internasional.Implikasi dari temuan penelitian ini menunjukkan adanya hambatanstruktural dalam proses pembinaan atlet Dansa Sport, potensi risiko keselamatan,serta keterbatasan fasilitas dalam mendukung peningkatan prestasi. Oleh karena itu,direkomendasikan kepada KONI Surakarta dan pemerintah daerah untuk menyusunperencanaan pengadaan sarana dan prasarana Dansa Sport secara bertahap danberkelanjutan dengan memprioritaskan penyediaan lantai dansa berstandar, fasilitaskeselamatan, serta sarana pendukung latihan dan pertandingan sesuai standarWDSF–IODI dan regulasi nasional.