Nur Hastina. K7122231. Dosen Pembimbing Dr. Kartika Chrysti Suryandari, M.Si. PENGEMBANGAN GAME EDUKASI MONOPOLI UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN PROBLEM SOLVING PADA PEMBELAJARAN IPA MATERI FOTOSINTESIS SISWA KELAS lV SEKOLAH DASAR, Skripsi. Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar. Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan. Universitas Sebelas Maret. Desember. 2025. Game edukasi monopoli merupakan merupakan media monopoli yang memiliki kartu langkah, bahan bacaan, dan bintang sebagai reward pada pembelajaran IPA materi Fotosintesis. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk: (1) mendeskripsikan pengembangan game edukasi monopoli dalam meningkatkan kemampuan problem solving pada pembelajaran IPA materi fotosintesis siswa kelas IV; (2) menganalisis kelayakan game edukasi monopoli dalam meningkatkan kemampuan problem solving pada pembelajaran IPA materi fotosintesis siswa kelas IV; (3) menguji keefektifan game edukasi monopoli dalam meningkatkan kemampuan problem solving pada pembelajaran IPA materi fotosintesis siswa kelas IV.Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (RnD) dengan mengacu pada model pengembangan ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation). Data yang digunakan pada penelitian ini adalah data kualitatif dan kuantitatif. Sumber data diperoleh dari guru dan siswa SD Negeri 6 Panjer sebagai kelas eksperimen serta dosen ahli pengembangan Pendidikan Guru Sekolah Dasar Universitas Sebelas Maret. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, kuesioner, dan tes. Teknik analisis data yang digunakan berupa analisis data kuantitatif dan keefektifan media game edukasi monopoli pada materi fotosintesis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) perlu adanya inovasi terbaru berbasis permainan dalam proses pembelajaran melalui sebuah media game edukasi monopoli; (2) media pembelajaran game edukasi monopoli pada materi fotosintesis layak digunakan untuk meningkatkan kemampuan problem solving siswa kelas IV; (3) Media pembelajaran game edukasi monopoli “efektif” dalam pembelajaran dan “dapat diterima” dalam mempengaruhi kelas eksperimen untuk meningkatkan kemampuan problem solving siswa kelas IV SD. Uji N-gain pada kelas eksperimen diperoleh 73,61% memenuhi kategori “Tinggi”. Sedangkan, uji N-gain pada kelas kontrol diperoleh 31,68% termasuk kategori “Sedang”. Uji effect size pada kemampuan problem solving diperoleh 2,2 termasuk kategori “Tinggi”. Penelitian ini menyimpulkan bahwa media pembelajaran game edukasi monopoli membutuhkan inovasi terbaru, memiliki kelayakan, dan dan tepat digunakan untuk meningkatkan kemampuan problem solving.