ABSTRAKLatar Belakang: Penegakan prognosis pneumonia menggunakan biomarker antara lain dTumor Necrosis Factor-a (TNF-a). Tujuan utama tatalaksana pneumonia adalah untukmencapai perbaikan klinis terutama dengan pemberian antibiotik. Pemberian teraptambahan antara lain suplementasi zink diusulkan pada beberapa penelitian untukmemperbaiki outcome. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisispengaruh pemberian zink selama 5 hari terhadap kadar endothelin-1 dan perbaikan klinispada pasien pneumonia.Metode: Penelitian ini menggunakan uji klinis dengan metode Quasy Experimentamemakai rancangan pre test dan post test. Subyek penelitian adalah pasien pneumoniayang menjalani perawatan di RSUD Dr. Moewardi Surakarta pada bulan Agustus –November 2015. Diambil sampel sebanyak 30 pasien secara purposive sampling, 15pasien sebagai kelompok perlakuan (diberi terapi tambahan zink) dan 15 pasien sebagakelompok kontrol (hanya terapi empirik).Hasil: Kelompok dengan pemberian terapi tambahan zink tidak signifikan menurunkan kadar TNF-a (p = 0,612) pasien pneumonia. Kelompok yang hanya diberi terapi empirikterjadi penurunan kadar endothelin-1 signifikan (p = 0,048); tetapi tidak terjadi penurunansignifikan kadar TNF-a (p = 0,232). Perbedaan perbaikan klinis dalam 5 hari padakelompok kontrol dan kelompok perlakuan tidak ada perbedaan yang signifikan (p =0,679). Korelasi perbaikan klinis dalam 5 hari dengan kadar TNF-a (setelah pemberianzink selama 5 hari) tidak signifikan (r = -0,236; p = 0,907)Simpulan: Pemberian terapi tambahan zink selama 5 hari tidak terbukti dapamenurunkan kadar TNF-a serta tidak berhubungan dengan perbaikan klinis dalam 5 harbila dibandingkan dengan hanya terapi empirik.Kata Kunci: Zink, Tumor Necrosis Factor-a, Pneumonia