Hotel dan masyarakat yang bermukim di sekitarnya merupakan dua komponenyang saling mempengaruhi. Dalam kesehariannya, aktivitas hotel sebagai sebuahperusahaan tidak luput dari munculnya berbagai dampak terhadap masyarakat disekitarnya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk (1) mengidentifikasipermasalahan yang dialami oleh masyarakat di sekitar Kusuma Sahid Prince Hoteldan Pose In Hotel Surakarta, (2) mengidentifikasi program tanggung jawab sosialperusahaan (CSR) yang telah dilakukan oleh hotel terhadap masyarakat di sekitarKusuma Sahid Prince Hotel dan Pose In Hotel Surakarta, (3) mengidentifikasiexisting program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) yang telah dilakukandalam memberdayakan masyarakat di sekitar Kusuma Sahid Prince Hotel dan Pose InHotel Surakarta, dan (4) menentukan model pemberdayaan untuk masyarakat disekitar Kusuma Sahid Prince Hotel dan Pose In Hotel Surakarta melalui tanggungjawab sosial perusahaan (CSR) yang sesuai.Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan strategi penelitian studikasus. Penelitian ini dilaksanakan di Kota Surakarta tepatnya pada masyarakat yangtinggal disekitar bangunan Kusuma Sahid Prince Hotel (KSPH) yang beralamat di Jl.Sugiyopranoto, Kampung Baru, Kecamatan Pasar Kliwon dan Pose In Hotel yangberalamat di Jl. W. Monginsidi, Kelurahan Kestalan, Kecamatan Banjarsari, KotaSurakarta, Provinsi Jawa Tengah Adapun teknik pengumpulan data pada penelitianadalah menggunakan (1) observasi, (2) wawancara, (3) Focus Group Discussion(FGD), (4) studi dokumen, and (5) kuesioner. Selain itu, uji validitas dilakukandengan triangulasi sumber dan triangulasi metode. Dalam menganalisis data, penelitimenggunakan teknik analisis data interaktif (Miles dan Huberman).Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa (1) masyarakat sekitar Kusuma SahidPrince Hotel adalah buruh dan pensiunan. Selain itu, warga di daerah tersebut telahmasuk pada kategori usia non produktif, dan tidak memiliki kualifikasi yang cukupterkait perhotelan, sedangkan masyarakat sekitar Pose In Hotel Surakarta adalahwirausaha dan karyawan swasta, tetapi daerah tersebut berada di dalam kawasanBlack Area (area prostitusi), (2) Program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR)yang telah dilakukan oleh Kusuma Sahid Prince Hotel adalah: (a) Bantuan PeringatanHari Raya Kemerdekaan, dan (b) Bantuan Dalam Peringatan Hari Besar Agama.Sedangkan, Program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) yang telah dilakukanoleh Kusuma Sahid Prince Hotel, yaitu: (a) Pembuatan Taman Lingkungan, (b)Pembuatan Jembatan, (c) Perbaikan Jalan, (d) Penyediaan Tempat Sampah, (e)Pembersihan Sungai, dan (f) Pembuatan Pos Keamanan, (3) Existing programtanggung jawab sosial perusahaan (CSR) bagi warga sekitar Kusuma Sahid PrinceHotel dan Pose In Hotel sudah cukup baik, namun belum bisa dirasakan secara merata manfaatnya. Selain itu, CSR tersebut masih sebatas charity dan temporer,bukan dalam bentuk pemberdayaan masyarakat yang bertujuan untuk peningkatankesejahteraan masyarakat dalam jangka panjang, dan (4) Model tanggung jawabsosial perusahaan (CSR) yang sesuai untuk masyarakat di sekitar Kusuma SahidPrince Hotel adalah bidang kesenian dan Pose In Hotel Surakarta adalah pengolahanmakanan.Berdasarkan hasil temuan di atas, peneliti dapat menyimpulkan bahwa denganadanya model pemberdayaan sebagai bentuk tanggung jawab sosial perusahan (CSR)yang mampu memberdayakan masyarakat sekitar Kusuma Sahid Prince Hotel danPose In Hotel, kemampuan softskill masyarakat sekitar tersebut secara tidak langsungdapat membantu meningkatkan taraf kesejahteraan masyarakat di wilayah tersebut.Selain itu, pihak hotel juga bisa memberdayakan warga tersebut dalam setiapkegiatan maupun pemasok makanan tradisional di hotel.