Pesatnya perkembangan industri kopi di Indonesia telah mengubah kopi menjadi komoditas strategis yang merepresentasikan gaya hidup modern, khususnya bagi Generasi Milenial dan Gen Z. Fenomena ini juga terjadi di wilayah Solo Raya, ditandai dengan menjamurnya gerai kopi modern di Surakarta dan Sukoharjo. Fore Coffee hadir di tengah persaingan ketat tersebut dengan mengusung inovasi digitalisasi melalui strategi aplikasi yang kuat. Namun, terdapat kesenjangan empiris dimana rating ulasan digital Fore Coffee di Solo Raya masih berada di bawah kompetitor utamanya, mengindikasikan bahwa keunggulan digital tidak otomatis menjamin superioritas di pasar. Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan untuk menguji pengaruh digitalisasi pembayaran, Electronic Word of Mouth (e-WOM), dan gaya hidup terhadap niat beli ulang (repurchase intention) dengan loyalitas konsumen sebagai variabel mediasi. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan pendekatan survei pada gerai Fore Coffee Solo Paragon Mall dan The Park Mall Solo. Sampel sebanyak 108 responden dipilih melalui teknik purposive sampling dengan kriteria usia 17-35 tahun, pengguna media sosial aktif, dan pernah membeli produk Fore Coffee minimal dua kali dalam tiga bulan terakhir. Analisis data diolah menggunakan Structural Equation Modeling (SEM) berbasis Partial Least Squares (PLS) melalui SmartPLS 4.0. Hasil pengujian membuktikan bahwa digitalisasi pembayaran, e-WOM, dan gaya hidup berpengaruh positif dan signifikan terhadap loyalitas konsumen. Akan tetapi, untuk pengaruh langsung terhadap repurchase intention, hanya e-WOM dan loyalitas konsumen yang menunjukkan hasil signifikan. Digitalisasi pembayaran dan gaya hidup tidak berpengaruh signifikan secara langsung, melainkan harus dimediasi oleh loyalitas konsumen. Kesimpulannya, loyalitas konsumen memegang peranan krusial dalam memediasi teknologi dan citra merek terhadap perilaku pembelian ulang. Fore Coffee disarankan lebih proaktif mengelola ulasan organik, mengoptimalkan estetika gerai untuk ruang komunal, dan mempersonalisasi reward di aplikasi untuk membangun keterikatan emosional jangka panjang.