Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengembangkan e-modul berbasis Smart Apps
Creator (SAC) pada materi SPLTV, (2) mengetahui kevalidan e-modul berbasis
SAC pada materi SPLTV, (3) mengetahui kepraktisan e-modul berbasis SAC pada
materi SPLTV, serta (4) mengetahui efektivitas penggunaan e-modul berbasis SAC
pada materi SPLTV. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan dengan
model ADDIE (analysis, design, development, implementation, and evaluation).
Sumber data penelitian ini meliputi pembelajaran di SMA Negeri 8 Surakarta,
narasumber (guru matematika dan siswa kelas X SMA Negeri 8 Surakarta), serta
dokumen (ATP, RPM, nilai siswa, hasil angket, dan hasil tes). Teknik pengambilan
sampel dilakukan dengan cluster random sampling. Pengumpulan data dilakukan
dengan dokumentasi, wawancara, angket, dan tes. Teknik uji validitas yang
digunakan adalah validitas isi. Instrumen penilaian e-modul yang digunakan adalah
angket uji validitas oleh ahli materi dan media, angket uji kepraktisan oleh guru dan
peserta didik, dan uji keefektifan dengan tes uraian materi SPLTV. Teknik analisis
data yang digunakan adalah analisis deskriptif dengan statistik deskriptif. Hasil
penelitian ini sebagai berikut. Pertama, penelitian dan pengembangan ini
menggunakan model ADDIE. Pada tahap analysis, ditemukan bahwa pembelajaran
matematika kelas X SMA Negeri 8 Surakarta masih menghadapi permasalahan
berupa rendahnya hasil belajar peserta didik, keterbatasan bahan ajar, serta
pemanfaatan media pembelajaran digital yang belum optimal. Berdasarkan temuan
tersebut, pada tahap design dirancang e-modul berbasis SAC pada materi SPLTV
secara sistematis melalui pemilihan media dan software pendukung. Tahap
development dilakukan dengan mengembangkan prototipe e-modul serta menyusun
instrumen penelitian. Selanjutnya, pada tahap implementation, e-modul diuji
melalui uji kevalidan, kepraktisan, dan keefektifan. Tahap evaluation difokuskan
pada penyempurnaan e-modul berdasarkan masukan dari para ahli serta temuan
selama proses implementasi. Kedua, hasil uji kevalidan menunjukkan e-modul
berada pada kategori sangat valid, dengan skor rata-rata 3,861 dari ahli materi dan
3,3 dari ahli media. Ketiga, hasil uji kepraktisan menunjukkan e-modul berada pada
kategori sangat praktis, dengan skor rata-rata 4,00 dari guru dan 3,45 dari peserta
didik. Keempat, hasil uji keefektifan menunjukkan bahwa e-modul efektif
meningkatkan hasil belajar, ditunjukkan oleh rata-rata nilai kelas eksperimen 42,43
yang lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol 23,93.