Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan keterampilan prosedural dengan kemampuan peserta didik menjawab soal pada mata pembelajaran matematika kelas 5 SDN se-Kecamatan Ngemplak. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan desain korelasional. Populasi penelitian adalah seluruh peserta didik kelas 5 SDN se-Kecamatan Ngemplak tahun ajaran 2024/2025 yang berjumlah 618 peserta didik, dengan sampel 62 peserta didik yang dipilih melalui teknik cluster random sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan angket keterampilan prosedural yang berisi 20 pernyataan dan tes kemampuan menjawab soal matematika yang berisi 5 soal uraian pada materi pecahan dan bangun datar. Validitas instrumen diuji melalui expert judgement dan Product Moment, sedangkan reliabilitas diuji menggunakan Cronbach's Alpha dengan batasan 0,60. Teknik analisis data menggunakan analisis regresi linier sederhana. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan positif dan signifikan antara keterampilan prosedural dengan kemampuan menjawab soal matematika dengan nilai koefisien korelasi (R) sebesar 0,893 dan koefisien determinasi (R²) sebesar 0,798 (p < 0,001). Persamaan regresi yang diperoleh adalah Ŷ = -29,892 + 1,332X, menunjukkan bahwa setiap peningkatan satu satuan keterampilan prosedural meningkatkan kemampuan menjawab soal sebesar 1,332 satuan. Disimpulkan bahwa keterampilan prosedural memiliki hubungan sangat kuat dengan kemampuan menjawab soal matematika peserta didik kelas 5 sekolah dasar.