Ifa Auliya Kusuma. K7122148. Pembimbing Dr. Sukarno, M.Pd. IMPLEMENTASI MODEL KOOPERATIF TEAMS GAMES TOURNAMENT BERBANTUAN APLIKASI JEOPARDY UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENYUSUN POLA KALIMAT SISWA KELAS II SD KEDUNGPUTRI 4. Skripsi, Surakarta: Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Sebelas Maret, Maret 2026.Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan siswa kelas II sekolah dasar dalam menyusun pola kalimat sesuai kaidah bahasa Indonesia, sehingga diperlukan model pembelajaran yang lebih bervariasi dan melibatkan keaktifan siswa. Salah satu solusi yang digunakan adalah model pembelajaran kooperatif tipe Teams Games Tournament (TGT) yang dipadukan dengan aplikasi permainan Jeopardy agar pembelajaran menjadi lebih menarik dan menyenangkan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan model TGT berbantuan Jeopardy serta mengetahui peningkatan kemampuan siswa dalam menyusun pola kalimat. Metode yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, masing-masing terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi, dengan subjek sembilan siswa kelas II SDN Kedungputri 4. Data dikumpulkan melalui observasi, tes, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis dengan teknik analisis interaktif serta diuji keabsahannya melalui triangulasi sumber dan teknik. Pelaksanaan pembelajaran meliputi penyampaian materi, pembentukan kelompok, permainan Jeopardy, turnamen, dan pemberian penghargaan kepada kelompok terbaik.Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan model pembelajaran Teams Games Tournament (TGT) berbantuan aplikasi Jeopardy dapat meningkatkan kemampuan siswa dalam menyusun pola kalimat. Hal ini terlihat dari meningkatnya keaktifan siswa selama pembelajaran, terutama saat kegiatan permainan dan turnamen. Ketuntasan belajar siswa juga mengalami peningkatan, dari 38% pada pra tindakan menjadi 65% pada siklus I, dan 82% pada siklus II. Selain itu, pelaksanaan pembelajaran oleh guru semakin baik dan sistematis, serta siswa menunjukkan peningkatan dalam kerja sama, keberanian, dan partisipasi. Hasil wawancara juga mengungkapkan bahwa penggunaan Jeopardy membuat pembelajaran lebih menarik dan membantu siswa lebih mudah memahami serta menyusun kalimat dengan benar. Dengan demikian, model TGT berbantuan Jeopardy terbukti efektif dalam meningkatkan kemampuan menyusun pola kalimat siswa kelas II sekolah dasar.Kata kunci: Teams Games Tournament (TGT), aplikasi Jeopardy, menyusun pola kalimat, Bahasa Indonesia, sekolah dasar