Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja UMKM Bakpia Wirda di Kabupaten
Karanganyar menggunakan pendekatan Balanced Scorecard (BSC). Metode analisis yang digunakan
adalah analisis deskriptif-analitis dengan pendekatan balanced scorecard. Pendekatan ini mengevaluasi
kinerja perusahaan dari empat perspektif: keuangan, pelanggan, proses bisnis internal, serta
pembelajaran dan pertumbuhan. Perspektif keuangan dinilai melalui indikator gross profit margin, net
profit margin, dan rasio efisiensi. Perspektif pelanggan dinilai melalui indikator akuisisi pelanggan,
retensi pelanggan, dan kepuasan pelanggan. Perspektif proses bisnis internal dinilai melalui indikator
inovasi, proses operasi, layanan purna jual, dan kolaborasi. Perspektif pembelajaran dan pertumbuhan
dinilai melalui indikator kepuasan tenaga kerja, pertumbuhan tenaga kerja, produktivitas tenaga kerja,
pengembangan sumber daya manusia, dan pengembangan pengetahuan tenaga kerja. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa kinerja UMKM Bakpia Wirda secara keseluruhan berada pada kategori cukup
dengan skor 0,53. Perspektif keuangan dan perspektif pelanggan berada pada kategori baik yang
menunjukkan profitabilitas, efisiensi, serta tingkat kepuasan dan loyalitas pelanggan yang tinggi.
Namun, perspektif proses bisnis internal serta perspektif pembelajaran dan pertumbuhan berada pada
kategori cukup dikarenakan terjadi penurunan pertumbuhan tenaga kerja serta belum terjadi
perkembangan pada proses operasi, layanan purna jual, kolaborasi, pengembangan sumber daya
manusia, dan pengembangan pengetahuan tenaga kerja.