Nur Rofingah.
K7122236. Pembimbing: Dr. Achmad Basari Eko Wahyudi, S.Pd., M.Pd. PENERAPAN
MODEL DISCOVERY LEARNING BERBANTUAN MEDIA KONKRET UNTUK MENINGKATKAN
KETERAMPILAN KOLABORASI DAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS I SD NEGERI 1
BUMIREJO. Skripsi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas
Sebelas Maret Surakarta, Mei 2026. Tujuan penelitian ini yaitu: (1) mendeskripsikan
langkah-langkah penerapan Model Discovery Learning berbantuan media
konkret; (2) meningkatkan keterampilan kolaborasi; (3) meningkatkan hasil
belajar Matematika; dan (4) mendeskripsikan kendala dan solusi penerapan Model Discovery
Learning berbantuan media konkret. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan
kelas (PTK) yang dilaksanakan di SD Negeri 1 Bumirejo dengan kolaborasi bersama
guru kelas selama tiga siklus. Subjek penelitian ini yaitu seorang guru dan 12
siswa kelas I SD Negeri 1 Bumirejo. Teknik pengumpulan data dalam penelitian
ini yaitu observasi, wawancara, dan tes. Teknik uji validitas data dalam
penelitian ini menggunakan teknik triangulasi data. Teknik analisis data dalam
penelitian ini melalui proses reduksi data, penyajian data, dan penarikan
kesimpulan. Hasil penelitian ini adalah sebagai berikut. Pertama, penerapan
Model Discovery Learning berbantuan media konkret dilaksanakan dengan langkah-langkah
stimulation/pemberian rangsanga berbantuan media konkret, problem
statement/identifikasi masalah berbantuan media konkret, data collection/pengumpulan
data, data processing/pengolahan data, verification/pembuktian
berbantuan media konkret, dan generalization/menarik kesimpulan.
Rata-rata hasil observasi terhadap guru siklus I= 78,53%, siklus II= 85,41%,
siklus III= 94,44%. Rata-rata hasil observasi terhadap siswa siklus I= 75,28%,
siklus II= 83,56%, siklus III= 93,05%. Kedua, peningkatan keterampilan
kolaborasi dibuktikan dengan rata-rata persentase hasil observasi pada siklus
I= 77,34%, siklus II= 85,85%, siklus III= 92,70%. Ketiga, hasil belajar
Matematika mengalami peningkatan dengan rata-rata persentase ketuntasan hasil
belajar pada siklus I= 49,99%, siklus II= 87,49%, siklus III= 91,66%. Keempat,
kendala penerapan Model Discovery Learning berbantuan media konkret
yaitu: (1) guru belum optimal dalam membimbing siswa; (2) keterlibatan siswa
dalam diskusi kelompok belum merata; dan (3) siswa cenderung bergantung pada teman
ketika kerja kelompok. Adapun solusi yang diberikan peneliti yaitu: (1) guru
perlu menyampaikan kembali inti materi yang dipelajari; (2) guru dapat membagi
peran atau tugas kepada setiap anggota kelompok; dan (3) guru dapat menumbuhkan
kemandirian siswa dengan memberikan tanggung jawab individu dalam kelompok.
Kesimpulan penelitian ini yaitu penerapan Model Discovery Learning
berbantuan media konkret berbantuan media konkret dapat meningkatkan
keterampilan kolaborasi dan hasil belajar Matematika siswa kelas I SD Negeri 1
Bumirejo.
Kata
kunci:
Discovery Learning, media konkret, keterampilan kolaborasi, hasil
belajar Matematika.