Latar Belakang: Preeklamsia disebabkan plasentasi yang abnormal. Tekananvaskuler meningkat sehingga mengakibatkan disfungsi endotel. Pengobatanmenggunakan propolis pada kasus kehamilan dengan penyakit belum banyakdigunakan. Ekstrak etanol propolis memiliki kandungan CAPE dan Quercetinmemiliki efek anti-inflamasi serta sebagai antioksidan, sehingga pada akhirnyamampu memperbaiki kondisi preeklamsia.Metode: penelitian ini merupakan eksperimental laboratorik dengan rancanganpre-test dan post-test control group design. Tiga puluh mencit dibagi secara acakke dalam 5 kelompok yaitu kelompok kontrol normal (KN), Kontrol negatif (K-),dan tiga kelompok perlakuan (P) dengan masing-masing dosis 380 mg/kg BB, 500mg/kg BB, dan 1000 mg/kg BB ekstrak propolis.Hasil: Ekspresi MDA P2 (2,4±0,52) dan P3 (2,53±0,59) signifikan lebih rendah(p=0,014, p=0,043) dibandingkan K- (3,67±0,37). Kadar sFlt-1 P3 (4,61±0,39)signifikan lebih rendah dibandingkan K- (5,43±0,56; p=0,023). Kadar PIGF P1(42,19±71,47), P2 (30,64±33,92), dan P3 (27,53±13,72) signifikan lebih tinggidibandingkan K- (7,47±2,67; p=0,036, p=0,017, p=0,001). Ekspresi IL-12 P1(2,57±0,63) P2 (2,58±0,35), dan P3 (2,67±0,29) signifikan lebih rendahdibandingkan K- (3,9±0,94; p=0,007, p=0,004, p=0,008). Ekspresi Caspase-3 P1(2,97±0,52) dan P3 (2,71±0,22) signifikan lebih rendah dibandingkan K- (3,9±0,94;p=0,03, p=0,007). Ekspresi e-selektin P3 (2,2±0,74) signifikan lebih rendahdibandingkan K- (3,58±0,8; p=0,002). Kadar Podocalyxin P1 (523,38±8,11), P2(531,78±3,2), dan P3 (526,72±6,21) signifikan lebih rendah dibandingkan K-(546,20±2,94; p=0,007, p=0,013, p=0,001). Tekanan darah P1, P2, dan P3 setelahperlakuan signifikan lebih rendah (P<0,05) dibandingkan sebelum perlakuan.Kadar Proteinuria P1 (3,83±0,29), dan P3 (2,71±0,36) signifikan lebih rendahdibandingkan K- (7,13±0.3; p=0,047, p<0,001). Luaran anak mencit antarkelompok setelah perlakuan tidak berbeda signifikan (p<0,05). Hasil histopatologiviiihepar yairu nekrosis, degenerasi, dan kongesti menunjukkan bahwa kelompok P2dan P3 signifikan lebih rendah (p<0,05) dibandingkan K-.Kesimpulan: Ekstrak etanol propolis secara signifikan mampu menurunkanekspresi Malondialdehyde, Interleukin-12, Caspase-3, E-Selektin, kadar SFlt-1,podocalyxin, proteinuria, tekanan darah dan meningkatkan kadar PIGF.