Adinda Fifi Mayaro. K7122004. Pembimbing : Dr. Rokhmaniyah, M.Pd. PENERAPAN PENDEKATAN DEEP LEARNING UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI DAN HASIL BELAJAR IPAS MATERI KERAGAMAN BUDAYA DAN KEARIFAN LOKAL PADA SISWA KELAS IV SEKOLAH DASAR. Skripsi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sebelas Maret Surakarta. Mei 2026Penelitian ini bertujuan untuk : (1) mendeskripsikan pendekatan deep learning untuk meningkatkan motivasi dan hasil belajar IPAS tentang keragaman budaya dan kearifan lokal; (2) meningkatkan motivasi belajar pada siswa kelas IV SD Negeri 1 Panjer tahun ajaran 2025/2026 melalui pendekatan deep learning; dan (3) meningkatkan hasil belajar IPAS materi Keragaman Budaya dan Kearifan Lokal melalui penerapan pendekatan deep learning pada siswa kelas IV SD Negeri 1 Panjer tahun ajaran 2025/2026. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas kolaboratif dilaksanakan dalam 3 siklus dan tiap siklus terdiri dari dua pertemuan yang meliputi perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek guru dan siswa kelas IV SD Negeri 1 Panjer berjumlah 23 siswa. Data yang digunakan adalah kuantitatif dan kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan tes dan nontes. Validitas data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) ada 3 komponen utama pendekatan deep learning yaitu; meaningful learning, mindful learning, dan joyful learning, (2) meningkatnya motivasi belajar yakni siklus I = 77,69%, siklus II = 84,99%, dan siklus III = 90,45%. (3) meningkatnya hasil belajar IPAS dengan ketuntasan siklus I = 67,39%, siklus II = 80,44%, dan siklus III = 91,30%. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa penerapan pendekatan deep learning yang terdiri atas meaningful learning, mindful learning, dan joyful learning mampu meningkatkan motivasi dan hasil belajar IPAS materi Keragaman Budaya dan Kearifan Lokal pada siswa kelas IV SD Negeri 1 Panjer. Pendekatan ini mendorong siswa lebih aktif, fokus, antusias, dan mampu memahami materi secara lebih mendalam melalui pembelajaran yang bermakna dan menyenangkan. Siswa diharapkan lebih aktif dan termotivasi dalam pembelajaran, guru mampu mengoptimalkan penerapan pendekatan deep learning, sekolah mendukung penyediaan sarana pembelajaran, serta peneliti selanjutnya dapat mengembangkan penelitian pada materi dan jenjang yang berbeda.