Hasil belajar matematika pada materi perbandingan merupakan hasil belajar muridtentang pemahaman konsep dan kemampuan penerapan matematika dalam kehidupansehari-hari setelah mengikuti proses pembelajaran yang diukur dengan tes hasil belajarmatematika. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) manakah yang lebih baikhasil belajar matematika pada materi perbandingan antara murid yang belajar denganpendekatan Deep Learning atau pendekatan Teacher centered, (2) manakah yangmempunyai hasil belajar matematika yang lebih baik pada materi perbandingan antaramurid dengan tingkat motivasi belajar matematika (tinggi, sedang, dan rendah), (3)pada masing-masing pendekatan pembelajaran, manakah yang mempunyai hasilbelajar matematika yang lebih baik antara murid dengan motivasi belajar tinggi,sedang, atau rendah pada materi perbandingan, (4) pada masing-masing tingkatmotivasi belajar, manakah yang menghasilkan hasil belajar yang lebih baik antarapendekatan pembelajaran deep learning atau pendekatan pembelajaran teachercentered materi perbandingan. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu (quasi experimentalresearch). Populasi penelitian adalah seluruh murid kelas VII SMP Negeri 2 GebogKudus Tahun Ajaran 2025/2026. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik clusterrandom sampling sehingga diperoleh sampel sebanyak 64 murid. Instrumen penelitianberupa tes hasil belajar matematika dan angket motivasi belajar matematika. Datadianalisis menggunakan analisis variansi dua jalan dengan sel tak sama dan dilanjutkandengan uji komparasi ganda metode Scheffe’ pada taraf signifikansi 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa; (1) pendekatan pembelajaran Deep learningmenghasilkan hasil belajar matematika yang lebih baik dibandingkan pendekatanTeacher centered pada materi perbandingan; (2) murid dengan tingkat motivasi belajarmatematika tinggi mempunyai hasil belajar matematika yang lebih baik dibandingkanmurid dengan motivasi sedang dan rendah, serta murid dengan motivasi sedangmemiliki hasil belajar lebih baik daripada murid dengan motivasi rendah pada materiperbandingan; (3) pada masing-masing pendekatan pembelajaran, murid denganmotivasi belajar tinggi memperoleh hasil belajar matematika terbaik pada materiperbandingan; dan (4) pada masing – masing tingkat motivasi belajar matematika,pendekatan Deep Learning menghasilkan hasil belajar yang lebih baik dibandingkanTeacher Centered pada materi perbandingan. Oleh karena itu, guru disarankan untukmembelajarkan materi perbandingan menggunakan pendekatan Deep Learning.