Keberagaman suku di Indonesia memiliki kekayaan visual dan budaya yang dapatdijadikan sumber inspirasi dalam perancangan fesyen. Namun fenomena akanbagaimana fesyen diminati oleh remaja dan generasi muda mengacu pada tren globalyang mendominasi produk massal pada media sosial dan digital. Melaluipermasalahan tersebut maka diperlukan perancangan produk fesyen berbasis kearifanlokal. Perancangan ini bertujuan untuk menciptakan motif dan rok remaja putri yangterinspirasi dari budaya nusantara melalui suku di Indonesia dengan pengolahan teknikdesain permukaan dan struktur kain sehingga menghasilkan produk yang menarik,modern, dan bernilai budaya.Metode perancangan yang digunakan mengacu pada temuan teori penciptaan karyaseni S.P Gustami yang dirumuskan secara metodologis melalui tiga tahap yaitueksplorasi, perancangan, dan perwujudan. Tahap eksplorasi dilakukan meliputiidentifikasi masalah, pengumpulan data melalui studi literatur, wawancara terkaitteknik yang akan digunakan pada perancangan karya, dan observasi serta studi visualbudaya nusantara dengan inspirasi suku di Indonesia yaitu suku Dayak, Bali, dan JawaTengah, analisis sumber inspirasi remaja putri, eksplorasi ide dan bentuk rok,pengembangan motif, penerapan teknik melalui uji coba pengolahan desainpermukaan dan struktur kain meliputi digital printing, sulam, dan fabrik manipulasi.Tahap perancangan dilakukan melalui pengembangan konsep desain serta visualisasidesain dan sketsa pada produk rok remaja putri dengan mempertimbangkan aspekestetika, fungsi, karakter pengguna, dan nilai budaya yang diangkat.Tahap perwujudan mencakup proses produksi tiga model rok dengan penerapan teknikkonstruksinya yang kemudian nantinya dapat dilakukan evaluasi oleh ahli dalambidang fesyen seperti desainer dan pelaku industri fesyen serta melalui targetpengguna yaitu kalangan remaja putri.Hasil perancangan berupa motif dekoratif yang dikembangkan dari unsur visualbudaya suku Indonesia dan diaplikasikan pada desain rok semi formal modern remajaputri melalui teknik pengolahan desain permukaan dan struktur kain. Motif yangdihasilkan menampilkan perpaduan antara identitas budaya tradisional dan gaya visualkontemporer sehingga mampu menciptakan produk fesyen yang menarik, memilikinilai artistik, serta dapat menjadi media pengenalan budaya Indonesia kepada generasimuda.Perancangan ini menunjukkan bahwa unsur visual budaya suku Indonesia dapat diolahmenjadi motif yang adaptif terhadap kebutuhan fesyen remaja tanpa menghilangkannilai budaya yang terkandung di dalamnya.