Industri garmen merupakan sektor manufaktur padat karya yang memiliki potensi risiko kecelakaan kerja cukup tinggi akibat interaksi langsung antara pekerja, mesin, dan lingkungan kerja. Mencloth Nusantara Craft sebagai perusahaan manufaktur garmen memiliki aktivitas produksi dengan target yang tinggi sehingga berpotensi menimbulkan berbagai risiko keselamatan dan kesehatan kerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi potensi bahaya, menilai tingkat risiko, serta memberikan usulan pengendalian risiko pada setiap aktivitas kerja di area produksi Mencloth Nusantara Craft. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah HIRARC (Hazard Identification, Risk Assessment, and Risk Control) melalui tahapan identifikasi bahaya, penilaian risiko menggunakan parameter likelihood dan severity, serta penentuan pengendalian risiko berdasarkan prinsip Hierarchy of Control. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat beberapa potensi bahaya yang berasal dari faktor fisik, ergonomi, dan psikososial pada area receiving, racking, spreading/relaxing, cutting, cutting QC, sewing, serta finishing dan ironing. Penilaian risiko menunjukkan distribusi tingkat risiko yang terdiri dari 3 kategori low, 6 kategori medium, 10 kategori high, dan 3 kategori extreme. Usulan pengendalian risiko meliputi penerapan SOP kerja, pelatihan keselamatan kerja, perbaikan tata letak area kerja, pemasangan pelindung mesin, peningkatan ventilasi, serta penggunaan alat pelindung diri. Penerapan pengendalian risiko tersebut diharapkan dapat meminimalkan potensi kecelakaan kerja dan meningkatkan keselamatan serta kesehatan kerja di lingkungan produksi.