Penulis Utama : Rani Luthfiany Putri
NIM / NIP : S962208016

Latar belakang: Sirosis hepatis merupakan tahap akhir kerusakan hati kronis yang sering disertai varises esofagus (VE) dengan risiko mortalitas tinggi. Disbiosis usus pada sirosis dapat meningkatkan kadar lipopolisakarida (LPS) yang memicu inflamasi, fibrosis hati, dan hipertensi portal yang berujung terjadinya varises esofagus. Pemeriksaan baku emas hipertensi portal dengan HVPG serta tes fibrosis hati, baik dengan biopsi hati maupun fibroscan, terbatas ketersediaannya di Indonesia sehingga digunakan metode lain untuk memprediksi seperti tes fibrosis non invasif (Skor APRI dan FIB-4) ataupun esofagoduodenoskopi (EGD) untuk menilai derajat VE. Namun, hubungan kadar LPS dengan tes fibrosis non invasif dan derajat VE masih terbatas diteliti, sehingga penelitian ini dilakukan untuk mengetahui hubungan kadar LPS dengan skor APRI, FIB-4, dan derajat VE pada pasien sirosis hepatis. Tujuan: Mengetahui hubungan kadar LPS dengan tes fibrosis non invasif (skor APRI dan FIB-4) dan derajat varises esofagus pada pasien sirosis hepatis. Metode: Penelitian analitik observasional dengan desain cross sectional dilakukan di RSUD Dr. Moewardi Jawa Tengah pada Oktober 2025 - Mei 2026 terhadap 54 pasien sirosis hepatis usia ≥18 tahun yang dipilih secara consecutive sampling. Variabel bebas berupa kadar LPS serum, sedangkan variabel terikat meliputi Skor APRI, Skor FIB-4, dan derajat varises esofagus. Data diperoleh melalui rekam medis, EGD, dan pemeriksaan sampel darah. Analisis menggunakan uji spearman rank. Hasil: Mayoritas subjek penelitian berusia lanjut dengan rerata usia 59,20 tahun dan sebagian besar berjenis kelamin laki-laki. Derajat VE terbanyak adalah Grade I serta mayoritas subjek tidak memiliki komorbid. Analisis spearman rank menunjukkan terdapat hubungan bermakna antara kadar LPS dengan skor APRI (p=0,037), semakin tinggi kadar LPS maka cenderung diikuti peningkatan skor APRI. Tidak terdapat hubungan bermakna antara kadar LPS dengan skor FIB-4 (p=0,073) dan derajat varises esofagus (p=0,727). Kesimpulan: Terdapat hubungan positif bermakna antara kadar LPS dengan tes fibrosis non invasif berupa skor APRI namun tidak terdapat hubungan bermakna antara kadar LPS dengan FIB-4 maupun derajat VE pada pasien sirosis hepatis.

×
Penulis Utama : Rani Luthfiany Putri
Penulis Tambahan : -
NIM / NIP : S962208016
Tahun : 2026
Judul : Hubungan Kadar Lipopolisakarida dengan Tes Fibrosis Non Invasif dan Derajat Varises Esofagus pada Pasien Sirosis Hepatis
Edisi :
Imprint : Surakarta - Fak. Kedokteran - 2026
Program Studi : PPDS Ilmu Penyakit Dalam
Kolasi :
Sumber :
Kata Kunci : LPS, sirosis hepatis, Skor APRI, Skor FIB-4, varises esofagus
Jenis Dokumen : Tesis
ISSN :
ISBN :
Link DOI / Jurnal : -
Status : Public
Pembimbing : 1. Dr. dr. Triyanta Yuli Pramana, SpPD, K-GEH, FINASIM
2. Dr. dr. Sri Marwanta SpPD, M.Kes, Fel.Onk., AIFO-K, FINASIM
3. Prof. Dr. dr. Eti Poncorini Pamungkasari, M.Pd
Penguji : 1. dr. Yulyani Werdiningsih, SpPD, K-R, FINASIM
Catatan Umum :
Fakultas : Fak. Kedokteran
×
Halaman Awal : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
Halaman Cover : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
BAB I : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
BAB II : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
BAB III : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
BAB IV : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
BAB V : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
BAB Tambahan : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
Daftar Pustaka : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
Lampiran : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.