Van Nistel Rooy, O0222138. Pengaruh Latihan Repeated Sprint Terhadap Peningkatan Daya
Tahan Anaerobik Pada Pesilat Tapak Suci Cabang Ngemplak. Skripsi, Fakultas
Keolahragaan Universitas Sebelas Maret Surakarta. April 2026. Pencak silat merupakan cabang
olahraga yang menuntut kemampuan teknik, taktik, dan kondisi fisik yang
optimal. Salah satu komponen kondisi fisik yang penting adalah daya tahan
anaerobik karena pertandingan berlangsung dengan intensitas tinggi dan gerakan
berulang dalam waktu singkat. Namun, program latihan pada pesilat Tapak Suci
Cabang Ngemplak belum secara spesifik dirancang untuk meningkatkan daya tahan
anaerobik. Salah satu metode latihan yang dapat digunakan adalah Repeated
Sprint Training (RST), yaitu latihan sprint berulang dengan waktu
istirahat singkat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh latihan
RST terhadap peningkatan daya tahan anaerobik pesilat Tapak Suci Cabang
Ngemplak..Penelitian
ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan pra-eksperimental
menggunakan desain one group pretest-posttest. Populasi penelitian
berjumlah 30 pesilat, dengan sampel 8 pesilat yang dipilih menggunakan teknik purposive
sampling. Pengukuran daya tahan anaerobik dilakukan menggunakan Running-based
Anaerobic Sprint Test (RAST) dengan enam kali sprint sejauh 35 meter.
Indikator yang digunakan adalah fatigue index. Data dianalisis untuk
mengetahui perbedaan antara hasil pretest dan posttest menggunakan uji Wilcoxon
Signed Rank Test karena jumlah sampel kurang dari 30.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa
latihan Repeated Sprint Training memberikan pengaruh terhadap daya
tahan anaerobik pesilat. Hal ini ditunjukkan dari adanya perubahan nilai fatigue
index antara hasil pretest dan posttest, serta hasil uji Wilcoxon yang
menunjukkan nilai signifikansi (p < 0,05). Namun, peningkatan nilai fatigue
index pada posttest mengindikasikan bahwa tingkat kelelahan atlet
meningkat, sehingga dalam penelitian ini pengaruh latihan cenderung mengarah
pada penurunan kemampuan mempertahankan performa anaerobik. Dengan demikian,
latihan RST berpengaruh terhadap daya tahan anaerobik pesilat Tapak Suci Cabang
Ngemplak, namun perlu pengaturan program latihan yang lebih tepat agar hasil
yang diperoleh lebih optimal.