Penulis Utama : Aji Wahyu Maarif
NIM / NIP : E0022023

Kegiatan pertambangan mineral dan batubara memiliki peran strategis dalam pembangunan nasional, namun di sisi lain menimbulkan dampak serius berupa kerusakan lingkungan pascatambang yang berkelanjutan. Kerusakan tersebut mencakup degradasi lahan, lubang tambang yang tidak direklamasi, pencemaran air dan tanah, serta ancaman keselamatan masyarakat sekitar. Permasalahan hukum muncul ketika penegakan hukum pidana terhadap pelaku usaha pertambangan cenderung berfokus pada pelanggaran administratif dan perizinan sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2020 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara, sementara aspek kerusakan lingkungan hidup sering kali terabaikan. Kondisi tersebut menimbulkan pertanyaan mengenai pertanggungjawaban pidana pelaku usaha atas kerusakan pascatambang serta relevansi penerapan asas lex specialis derogat legi generali dalam hubungan antara Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2020 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara dan Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup. Penelitian ini merupakan penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan, konseptual, dan kasus. Bahan hukum yang digunakan terdiri atas bahan hukum primer, sekunder, dan tersier yang dianalisis secara kualitatif dengan metode penalaran deduktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sanksi pidana dalam Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup tetap dapat diterapkan terhadap pelaku usaha pertambangan apabila perbuatan tersebut menyebabkan pencemaran atau kerusakan lingkungan, meskipun ketentuan teknis pertambangan telah diatur secara khusus dalam Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2020 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara. Penerapan asas lex specialis derogat legi generali harus dilakukan secara sistematis dan proporsional untuk menjamin keadilan ekologis serta efektivitas penegakan hukum pidana lingkungan.

×
Penulis Utama : Aji Wahyu Maarif
Penulis Tambahan : -
NIM / NIP : E0022023
Tahun : 2026
Judul : Pertanggungjawaban Pidana Korporasi Pertambangan Atas Kerusakan Lingkungan Pascatambang (Studi Putusan Nomor 114/Pid.B/Lh/2020/Pn Unh)
Edisi :
Imprint : Surakarta - Fak. Hukum - 2026
Program Studi : S-1 Ilmu Hukum
Kolasi :
Sumber :
Kata Kunci : Pertanggungjawaban Pidana Korporasi, Kerusakan Lingkungan Pascatambang, Penegakan Hukum Lingkungan.
Jenis Dokumen : Skripsi
ISSN :
ISBN :
Link DOI / Jurnal : -
Status : Public
Pembimbing : 1. Prof. Hartiwiningsih, S.H.,M.Hum
2. Dr. Sulistyanta, S.H.,M.Hum
Penguji : 1. Dr. Subekti, S.H.,M.H
Catatan Umum :
Fakultas : Fak. Hukum
×
Halaman Awal : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
Halaman Cover : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
BAB I : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
BAB II : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
BAB III : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
BAB IV : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
BAB V : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
BAB Tambahan : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
Daftar Pustaka : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.
Lampiran : Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.