Penelitian ini bertujuan untuk (1) meningkatkan minat belajar sejarah
melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Think Pair Share pada siswa
kelas X-6 di SMA Negeri 2 Boyolali tahun ajaran 2025/2026. (2) Meningkatkan
hasil belajar sejarah melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Think
Pair Share (TPS) pada siswa kelas X-6 di SMA Negeri 2 Boyolali tahun ajaran
2025/2026.
Metode yang digunakan adalah metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK)
dengan empat langkah yakni tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan
refleksi. Subjek penelitian berjumlah 36 peserta didik kelas X-6 SMA Negeri 2
Boyolali tahun ajaran 2025/2026. Teknik pengumpulan data meliputi observasi,
wawancara, angket, tes, dan studi dokumen, sedangkan analisis data dilakukan
secara kualitatif dan kuantitatif.
Hasil penelitian ini adalah sebagai berikut. (1) Penerapan model
pembelajaran kooperatif tipe Think Pair Share (TPS) mampu secara efektif
meningkatkan minat belajar peserta didik. Peningkatan ini dapat dilihat dari
persentase minat belajar peserta didik yang diukur melalui angket yang telah diisi
oleh peserta didik. Hasil angket menunjukkan rata-rata minat belajar dari 70,97%
pada tahap prasiklus menjadi 77,33% pada siklus I dan meningkat lagi menjadi
82,19% pada siklus II. Peningkatan yang dihasilkan dari hasil angket minat belajar
diperkuat oleh hasil observasi dan wawancara yang menyatakan bahwa terdapat
perubahan sikap minat belajar dari prasiklus, siklus I, dan siklus II. (2) Penerapan
model pembelajaran kooperatif tipe Think Pair Share terbukti efektif untuk
meningkatkan hasil belajar siswa. Peningkatan ini dapat terlihat dari rata-rata hasil
belajar peserta didik kelas X-6 yang diukur melalui tes. Adapun nilai hasil rata-rata
siswa pada tahap prasiklus sebesar 71,39 menjadi 79,44 pada siklus I, dan
meningkat menjadi 85,56 pada siklus II. Persentase ketuntasan belajar juga
meningkat dari 36,11% pada prasiklus menjadi 58,33% pada siklus I, hingga
mencapai 86,12% pada siklus II.