Rendahnya tingkat literasi digital
siswa SMK di Indonesia, khususnya dalam hal evaluasi dan pengolahan informasi
digital, menjadi permasalahan yang memerlukan perhatian serius dalam
pembelajaran berbasis teknologi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui
hubungan antara literasi digital terhadap penggunaan media pembelajaran
interaktif berbasis LearningApps pada siswa kelas X SMK Negeri 2
Karanganyar. Literasi digital dalam penelitian ini diukur berdasarkan empat
indikator yang mengacu pada kerangka UNESCO Digital Literacy Global
Framework (DLGF). Penelitian ini menggunakan pendekatan non-eksperimental
dengan desain penelitian cross-sectional. Sampel penelitian terdiri dari
157 siswa dari lima kelas yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling.
Teknik pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner skala Likert (30 butir)
yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya, kemudian dianalisis menggunakan
korelasi Pearson Product Moment dan regresi linear sederhana dengan
bantuan SPSS. Karena data awal terindikasi mengalami gejala
heteroskedastisitas, variabel penggunaan media pembelajaran ditransformasi ke
dalam bentuk logaritma natural (Ln) sebelum dilakukan pengujian hipotesis. Hasil
uji hipotesis menunjukkan nilai t hitung sebesar 11,849 dengan signifikansi
<0,001 (p < 0,05), sehingga H₀ ditolak dan H₁ diterima. Persamaan regresi
yang terbentuk adalah Ln(Ŷ) = 3,105 + 0,016X, dengan koefisien korelasi (R)
sebesar 0,689 (kuat dan positif) dan koefisien determinasi (R Square) sebesar
0,475, yang berarti literasi digital berhubungan dengan 47,5% variasi pada
penggunaan LearningApps. Disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang
positif dan signifikan antara literasi digital terhadap penggunaan media
pembelajaran interaktif berbasis LearningApps pada siswa kelas X SMK
Negeri 2 Karanganyar, sehingga penguatan literasi digital dan dukungan
infrastruktur teknologi di sekolah sangat diperlukan.