Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh
antara proactive work behavior dan organizational citizenship
behavior (OCB) terhadap work engagement pada mahasiswa magang
Generasi Z. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada pentingnya
keterlibatan kerja sebagai faktor yang mendukung kesiapan mahasiswa dalam
menghadapi dunia kerja, serta masih ditemukannya tingkat work engagement
yang cenderung berada pada kategori sedang. Penelitian ini menggunakan
pendekatan kuantitatif dengan desain eksplanatori dengan subjek sebanyak 158
mahasiswa Generasi Z yang sedang atau pernah menjalani program magang, yang
diperoleh melalui teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan
menggunakan skala Proactive Work Behavior, skala OCB, dan Utrecht Work
Engagement Scale (UWES), sedangkan analisis data menggunakan regresi linier
berganda dengan bantuan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proactive
work behavior berpengaruh positif dan signifikan terhadap work
engagement (p < 0,05) dengan koefisien regresi sebesar 0,950, serta OCB
juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap work engagement (p <
0,05) dengan koefisien regresi sebesar 0,107. Secara simultan, proactive
work behavior dan OCB berpengaruh signifikan terhadap work engagement
dengan nilai F sebesar 91,657 (p < 0,05) dan koefisien determinasi (R²)
sebesar 0,542, yang menunjukkan bahwa kedua variabel mampu menjelaskan 54,2%
variasi work engagement, sedangkan sisanya dipengaruhi oleh variabel
lain di luar penelitian. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa
semakin tinggi proactive work behavior dan OCB yang dimiliki mahasiswa
magang, maka semakin tinggi pula tingkat work engagement, sehingga
pengembangan perilaku proaktif dan perilaku ekstra peran menjadi penting dalam
meningkatkan keterlibatan kerja sebagai persiapan memasuki dunia profesional.