Jajag Toti Bintang Pamungkas, NIM V8122044, 2026. Perbedaan Program SafeCon Cycle terhadap Safety Awareness, Safety Motivation, dan Unsafe Action Pekerja Kontraktor PT X. Sarjana Terapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja, Sekolah Vokasi, Universitas Sebelas Maret, SurakartaLatar Belakang: Unsafe action masih menjadi penyebab utama kecelakaan kerja pada pekerja kontraktor di industri manufaktur. Rendahnya safety awareness dan safety motivation berkontribusi terhadap munculnya unsafe action sehingga diperlukan intervensi keselamatan yang mampu meningkatkan perilaku kerja aman. Penelitian ini bertujuan menganalisis perbedaan Program SafeCon Cycle terhadap safety awareness, safety motivation, dan unsafe action pada pekerja kontraktor di PT X.Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain quasiexperimental menggunakan nonequivalent control group design. Penelitian melibatkan 120 pekerja kontraktor yang dibagi menjadi kelompok eksperimen (n=60) dan kelompok kontrol (n=60) menggunakan teknik purposive sampling. Program SafeCon Cycle dilaksanakan selama dua minggu melalui enam siklus. Analisis data menggunakan Paired Sample t-Test, Wilcoxon Signed Rank Test, dan Mann-Whitney U Test.Hasil: Pada kelompok eksperimen, terjadi peningkatan yang signifikan pada safety awareness (Paired Sample t-Test, p<0,001), peningkatan safety motivation (Wilcoxon Signed Rank Test, p<0,001), serta penurunan unsafe action (Wilcoxon Signed Rank Test, p<0,001). Pada kelompok kontrol tidak terdapat perbedaan yang signifikan pada safety awareness (p=0,092), safety motivation (p=0,078), maupun unsafe action (p=0,935). Hasil Mann-Whitney U Test menunjukkan terdapat perbedaan yang signifikan pada safety awareness, safety motivation, dan unsafe action antara kelompok eksperimen dan kelompok kontrol setelah pelaksanaan Program SafeCon Cycle (p<0,001).Simpulan: Program SafeCon Cycle efektif meningkatkan safety awareness dan safety motivation serta menurunkan unsafe action pada pekerja kontraktor di PT X.