Solo Paragon Mall sebagai pusat perbelanjaan di tengah kota Solo terus menghadapi tantangan dalam mempertahankan intensitas pengunjung dan citranya sebagai salah satu mal di Solo Raya. Hal ini mendorong setiap mal di Solo Raya menerapkan strategi pemasaran yang efektif untuk meningkatkan brand awareness. Salah satunya event marketing yang memiliki tujuh indikator yaitu Involvement, Interaction, Immersion, Intensity, Individuality, Innovation, dan Integrity. Penelitian dilakukan dengan dasar untuk mengetahui proses penerapan manajemen event marketing di Solo Paragon Mall, menganalisis pengaruh indikator 7I terhadap brand awareness¸ serta mencari solusi terbaik dalam mempertahankan dan memperbaiki penerapan event marketing. Metode yang digunakan ialah metode kuantitatif, sedangkan metode analisis data berupa analisis regresi linear berganda melalui software IBM SPSS ver. 27. Populasi dalam penelitian ini seluruh masyarakat yang pernah mengunjungi event di Solo Paragon Mall. Teknik pengambilan sampel didapatkan melalui teknik purposive sampling dengan metode Lemeshow yang berjumlah sebesar 97 responden melalui persebaran kuesioner.Terdapat 22 item pernyataan yang diujikan kepada 97 responden. Karakteristik khusus responden ialah masyarakat yang pernah mengunjungi event di Solo Paragon Mall, serta mengunjungi event yang berada di mall lain sebagai bahan pembanding. Hasil analisis data menunjukkan item pertanyaan valid dan reliabel. Seluruh instrumen telah lolos melalui uji asumsi klasik hingga uji hipotesis. Pada uji simultan, event marketing berpengaruh secara simultan pada brand awareness meskipun secara parsial menunjukkan hanya tiga indicator variabel yang berpengaruh pada brand awareness.Variabel brand awareness Solo Paragon Mall dapat dipengaruhi oleh event marketing melalui melalui tiga indikator Involvement, Interaction, dan Innovation sebesar 30% dan sisanya dipengaruhi oleh faktor lain. Solo Paragon Mall diharapkan mampu mengedepankan penyelenggaraan event yang lebih interaktif, inovatif, serta konsisten dalam menggelar event dengan memperbaiki dan mempertahankan empat faktor lainnya.